Jumat, 23 Mei 2014

Tulisan biasa

Aku akan terus mendoakan kebahagiaanmu, meskipun kebahagiaanmu tak lagi membutuhkan hadirku.

Berbicara di belakang, juga menjelek-jelekan seseorang; tak akan membuatmu terlihat lebih baik.

Perasaan sayang gak selalu didasari oleh status, begitu juga keseriusan dan kesetian. Status tak menjamin segalanya.

Luka lebih membekas daripada perasaan bahagia. Makanya, lebih sering teringat.

Karena yang hilang dan pergi pasti akan selalu dirindukan, semenyakitkan apapun yang terjadi di masa lalu.

Saya mencoba menjadi setegar-tegarnya diri saya, tapi mengenai berakhirnya kita; saya tak mampu lagi berbohong.Karena percuma mempertahankan tapi kedua individu yang memperjuangkan malah kesakitan.

Kode adalah membuat makna dalam pikiran orang lain. Membuat kamu paham, ada perasaan yang harus kamu mengerti.

Dan, dia yang begitu rajin mencibir dan mengurusi hidupmu adalah dia yang tahu bahwa hidupnya tak semenarik hidupmu.

Suatu tanggal menyimpan memorinya masing-masing, suatu tanggal berisi kenangannya tersendiriBiarkan Tuhan menyimpan semuanya, sampai kita benar-benar dewasa dan siap untuk mengetahuinya.

Tuhan bukan pesulap yang memperkaya kita tanpa perlu berusaha!

Bercerminlah sedikit kalau kamu tidak mau bercermin terlalu banyak, supaya kamu tahu bahwa hidupmu pun tidak selalu benar.

Saat memberi, yang kita berikan justru akan abadi. Tidak akan berkurang.

Kesalahan itu wajar , karena "Orang yang tidak pernah salah adalah orang yang tidak pernah mencoba sesuatu yang baru" :)

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti o:)

Hal yang pertama kali ingin kusentuh jika bertemu denganmu: hatimu.

Sesingkat dan sesederhana itu.Tuhan, katakan kalau pertemuan ini hanya KEBETULAN, sehingga aku tak harus berharap terlalu banyak.

Engkau lupakan aku, semua usahaku, semua peristiwa kita, semua kebersamaan kita.Seperti lilin yang rela membakar tubuhnya untuk menerangi, seperti aku yang rela mencintai kamu walau terus disakiti.

Karena begitu saja kau renggut hatiku, juga dengan begitu saja kau abaikan perasaanku.

Malaikat tak perlu cantik, apalagi tampan. Karena dia akan tetap terlihat memesona, dalam tampang sederhana.

Ada saatnya lengan kita saling bertemu, ada saatnya peristiwa bernama pelukan itu akan terlaksana, sesederhana itu :)

Menyakitkan itu sederhana, ketika aku sibuk menatapmu dan memerhatikanmu. Tapi, kausibuk dengan duniamu.Ada masanya, ada saatnya, kamu akan merasa ada yang hilang ketika aku hilang. Mungkin bukan sekarang, tapi nanti.

Tulisan sehari hari yang seringkali terjadi di kehidupan kita.

Hanya sebuah Tulisan


Pernah merasakan rindu? Ya, hari ini rasanya aku sangat merindukan seseorang.Dia adalah seseorang yang pernah melewati banyak fase bersamaku selama hampir setahun ini. Aku tidak pernah tahu dari mana ceritanya bermula sehingga kami bisa sedekat ini. Dan aku pun tidak pernah tahu bagaimana bisa aku menyayanginya tanpa pernah bisa melupakan ,meskipun dalam keadaan hambar tanpa sapa,lenyap seperti orang yang tak pernah saling mengenal.

Pernah merasakan rasa buah yang manis yang paling kau suka? Ketika buah itu tidak ada lagi kau makan untuk jangka waktu yang lama,setiap membayangkan buah itu tentu tetaplah menjadi sebuah hal yang mustahil jika melupakan rasa manis buah tersebut bukan? Ya,demikianlah yang aku rasakan setiap aku mengingat dia.Meski aku lama bersapa,meski aku lama tak melihatnya namun aku tak pernah melupakan semua fase fase persahabatan kita.
Meski kami pernah mengalami cerita yang akan membuatmu bersikap lebih bijak dengan berusaha tidak mengulanginya lagi,tapi setiap mengingat dirinya hanya rasa manis cerita persahabatan kita yang terecap di otak dan relung hatiku.

sahabatku,aku mencintaimu karena Allah,dan aku besyukur karena Allah telah memberikan rasa cinta itu.Rasa cinta yang merahmati ukhuwah silaturahmi.Tak pernah hentinya aku besyukur pernah memiliki sahabat sepertimu,Yang selalu ada buat aku,mengingatkan aku dalam kebaikan dan kesabaran.
Sahabatku ,terimakasih atas segala kebaikan yang selalu engkau berikan kepadaku,rasa sayangmu yang sungguh sampai kedalam hatiku,kau lebih dari sekedar sahabatku,meskipun sekarang kau tak pernah lagi mau bersapa ucap.
Sahabatku,terimakasih atas pengertianmu akan keterbatasan diriku.Tahukah engkau sahabatku? Betapa aku rapuh nya tanpa kamu lagi disisiku,yang selalu mensuport ku, aku sungguh kehilangan sosok manjamu,yang selalu merengek rengek seperti bocah tapi itu sungguh pemanis sendiri buat persahabatan kita dulu.
Sahabatku,dari sekian banyak kebaikan yang kau berikan ,maafkalah aku ,Maafkan aku karena tak bisa menjadi seperti apa yang kamu mau,maafkan aku dengan segala keegosianku ,maafkan aku belum bisa jadi penguatmu,layaknya kamu jadi penguatku.
Sahabatku, aku ingin sekali berusaha menjad semua saranmu,aku tau aku paham kamu begitu tak rela tiap menyeka ribuan air mata ku. Meski kamu tak pernah berucap aku mersakan dari semua pelukanmu,matamu.
Sahabatku,terimakasih buat persahabatan kita.
Tak terhalang tanpa bersapa atau bercerita ria kamu tetap sahabatku,





Sampah dan emasnya Cerita hidupku



Rasanya semua terjadi begitu cepat,kita berkenalan lalu tiba-tiba merasakan perasaan aneh.Setiap hari rasnaya berbeda dan tak lagi sama.Kamu hadir membawa banyak perubahan dalam hari-hariku.Hitam dan putih menjadi lebih berwarna ketika sosokmu hadir mengisi ruang ruang tak berpenghuni di hatiku.Tak ada percakapan yang biasa,seakan -akan semua terasa begitu ajaib dan luar biasa.Entahlah,perasaan ini bertumbuh melebihi batas yang kutahu.

Aku menjadi takut kehilangan kamu.Siksaan datang bertubi-tubi ketika tubuhmu tak berada di sampingku.Kamu seperti mengendalikan otak dan hatiku,ada sebab yang tak kumengerti sedikitpun.Aku sulit jauh darimu ,aku membutuhkanmu seperti aku membutuhkan udara.Nafasku akan tercekat jika sosokmu hilang dari pandangan mata.Salahkah jika kamu selalu kunomorsatukan?

Tapi entah mengapa sikapmu tidak seperti sikapku.Perhatianmu tak sedalam perhatianku.Tatapan matamu tak setajam tatapan mataku.Adakah kesalahan di antara aku dan kamu? Apakah kamu tak merasakan sama seperi yang ku rasakan?

Kamu mungkin belum terlalu paham dengan perasaanku.Karena kamu memang tak pernah sibuk memikirkanku.Berdosakah jika aku seringkali menjatuhkan air mata untukmu? Aku selalu kehilangan kamu,dan kamu juga selalu pergi tanpa meminta izin.Meminta izin?memang nya aku siapa? Kekasihmu? Bodoh !tolol! Hadir dalam mimpi mu pun aku sudah bersyukur ,apalagi bisa jadi milikmu seutuhnya .Mungkinkah? Bisakah? hahah aku cuma bisa tersenyum dalam tangisku ,tiap mengingat hal hal totol yang sering aku lakukan karenamu.

Begitu sering kamu acuhkan aku,membohongiku,berkali kalipun aku masih disini menunggu mu,menjadi tempat meletakan segala risau dukamu.Lihatlah aku yang hanya bisa terdiam dan membisu .Pandanglah aku yang begitu mencintaimu,dengan begitu tulus namun kamu hempaskan dengan begitu bulus.Seberapa tidak pentingkah aku? Apakah aku hanyalah persimpangan jalan yang selalu kau abaikan,juga kau tinggalkan,sebagai tempat persinggahan sementaramu.

Apakah aku tak berharga dimatamu?Apakah aku hanyalah boneka yang selalu ikut aturanmu? Dimana letak hatimu ?Aku tak bisa bicara banyak,juga tak ingin mengutarakan semua yang terlanjur terjadi.Aku tak berhak berbicara tentang cinta,jika kau terus tulikan telinga.Aku tak mungin bisa berkata rindu,jika berkali-kali kau ciptakan jarak yang semakin menjauh.Aku tak bisa apa-apa selain memandangimudan membawa namamu dalam percakapan panjangku dengan Tuhan.

Sadarkah jemarimu selalu lukai hatiku? Ingatkah perkataanmu selalu menghancurkan mimpi-mimpiku? Apakah aku tak pantas bahagia bersamamu? Terlalu banyak pertanyaan .Aku muak sendiri.Aku mencintaimu yang belum tentu mencintaiku.Aku mengagumimu yang belum tentu paham dengan rasa kagumku.

Aku bukan siapa -siapa di matamu,dan tak akan pernah menjadi siapa-siapa. Sebenarnya ,aku juga tak ingin tahu,dimanakah kau letakan hatiku yang selama ini kuberikan padamu.Tapi,kamu pasti enggan menjawab dan tak mau tau soal rasa penasaranku. Siapakah seseorang yang telah beruntung karena memiliki hatimu ?

Mungkin ,,semua memang salahku. Yang menganggap semuanya berubah sesuai keinginanku. Yang bermimpi bisa menjadikanmu lebih dari sekedar teman. Salahkah jika perasaanku bertumbuh melebihi batas kewajaran? Aku mencintaimu tidak hanya sebagai temanku,tapi juga sebagai seseorang yang begitu bernilai dalam hidupku.

Namun semua jauh dari yang aku harapkan selam ini. Mungkin memang aku yang terlalu berharap banyak. Akulah yang tak menyadari posisiku dan tak menyadari letakmu yang sungguh jauh dari genggaman jemariku.Akulah yang bodoh .Akulah yang bersalah.

Tenanglah,tak perlu memerhatikanku lagi.Aku terbiasa tersakiti,terutama jika sebabnya kamu.Tak perlu basa basi lagi aku bisa sendiri. Dan kamu pasti tak sadar jika aku sedang berbohong,jika aku bisa begitu mudah melupakanmu.
Menjauhlah.
Aku ingin deket-deket dengan kesepian saja,disana luka ku terobati,disana tak kutemui lagi orang sepertimu,yang berganti ganti topeng dengan mudahnya ,yang berkata sayang dengan mudahnya yang begitu mudah pergi tanpa janji kembali.


Dari seseorang yang selalu berkata "maaf",ketika kau marah karena aku melakukan hal hal gila karenamu.Dari wanita yang kehabisan cara membuktikan rasa cintanya. 

Kamis, 22 Mei 2014

Moment

Hari itu minggu tanggal 20 april 2014.
Hari di mana panitia konser amal mengadakan konser amal akbar perdana.Sekaligus perigatan hari Ibu kita kartini indonesia.Acara yang di rilis sangat menarik dan greget tentunya.bagaimana tidak,konser amal sendiri di hadiri oleh berbagai band TKA Sepenjuru taiwan,25 peserta wanita cantik dan berani tampil lengak lengok memamerkan sosok siapa ibu kartini.belum lagi berbagai segudang hiburan lainya,yang gak kalah menariknya berbagai hiburan telah di susun matang.Dengan dipandu MC gokil semakin renyah acara minggu itu.
Gelap,saat ini cuaca kurang bersahabat.Gerimis bahkan sempat jiga hujan deras,tapi itu bukan alasan kegagalan konser perdana it.acara sukses dan memberi banyak kepuasaan bagi para peserta ataupun penonton.

Kamu penyebab semua tangisku,yang dulu aku sering sebut 'KAMU MALAIKATKU"

aku menamaimu Kambing.Nama yang katamu sungguh tidak sopan.Aku hanya senyum senyum kecil saat kamu protes sama panggilanku.
Hari ini aku sampai pada tahap ini.Posisi yang sebenarnya tak pernah aku aku bayangkan.Aku terhempas begitu jauh dan jatuh terlalu dalam.Ku kira langkahku sudah benar,kupikir anggapanku adalah segalanya Aku salah,menyerah adalah jawaban yang kupilih.Meskipun sebenarnya aku masih ingin MEMPERJUANGKAN kamu.
Aku terpaksa berhenti karena tugasku untuk mencintaimu kini telah terhenti,kamu yang membuatnya berhenti begitu saja.Hari hariku tiba kosong dan berbeda.Mungkin ini berlebihan,tentu saja kau pikir ini berlebihan karena kamu tak ada dalam posisiku.Kamu tak merasakan sesaknya jadi aku.Jika aku punya kemampuan
membaca matamu,dan mengerti isi otakmu,mungkin aku tak akan mempertahanmu sejauh ini .Jika aku cukup cerdas menilai bahwa perhatianmu bukanlah hal yang terlalu spesial ,mungkin sudah dari dulu kita tak saling mengenal.Aku terburu buru mengartikan segala perhatianmu dan ucapanmu adalah wujud terselebung dari cinta.Bukankah ketika jatuh cinta,setiap orang selalu menganggap segala hal yang biasa terasa begitu spesial dan manis?Aku pernah merasakan fase itu.Aku juga manusia biasa,kuharap kamu memahami dan menyadari .Aku berhak merasa bahagia saat kamu meresponku ,aku boleh tersenyum karena detak jantungku tak beraturan ketika kamu memberi ciuman di bibirku.
Aku mencintaimu,sungguh aku mencintaimu.Mengetahui kau tak mencintaiku adalah hal paling sulit yang bisa ku mengerti.Aku masih belum mengerti ,aku masih bertanya tanya apa lagi yang harus aku korbankan.Mengapa semua berakhir seperti ini?Aku sudah berusaha semampuku menjunjung tinggi kamu sebisaku,tapi lagi lagi aku gagal mendapat secuil  cintamu.Tatapanmu dingin,sikapmu dingin,dan aku gak bisa menuntut lebih selain jadi temanmu,aku hanya temanmu,temanmu,temanmu dan aku hanya sebatas temanmu.
Jika kau ingin tau,aku kesesakan dalam keadaan ini ,keadaan menyedihkan ini. Aku terkatung katung sendirian,meminum asam dan garam ,bahkan aku jadikan cemilan.Membiarkan kamu meneguk hal hal manis,begitu banyak yang aku lakukan ,mengapa matamu masih belum terbuka dan hatimu masih saja tertutup rapi tanpa ada tanda tanda mempersilahkan aku singgah.
Jika dari awal aku tak mengenalmu,mungkin aku tak akan tahu rasanya meluruhkan air mata di pipi tiap malam menjelang pagi.Iya aku bodoh ,semoga kamu puas .
Semua berlalu dan memang semua harus begini .Ini bukan akhir yang aku pilih,seandainya aku bisa memilih cerita akhir ini,aku hanya ingin mendekapmu,sehingga kau tau disini aku bergetar ketika memohon Tuhan membuka hatimu.
Aku menulis ini ketika mataku tak kuat lagi menangis,aku menulis ini ketika mulutku tak mampu lagi berkeluh.Aku mengingatmu sebagai sosok yang pernah memberi bahagia tiada tara.Sosok yang pernah hadir mesti tak benar benar tinggal.Seandainya kau tau perasaanku dan bisa membaca serta merasakan bagaimana jika kau jadi aku,dan bisa membaca keajaiban keajaiban dalam perjuanganku,mungkin kamu akan berbalik arah dan menjadikan aku sebagai tujuanmu.
Tapi aku hanya persinggahan ,tempatmu,meletakan segala kecemasan lalu pergi tanpa janji untuk pulang.
Semoga aku segera merelakan dan mengiklasanmu,karena jika kau tau kamu adalah penyebab segala tangis sedih dan segala macam lara padaku.


dari gadis gila yang tolol karenamu,
gadis yang katamu terlalu baik dan pantas bahagia,, 

Tapi kamu selalu bilang bahagiaku bukan sama kamu .