Senin, 15 Desember 2014

Pada akhirnya hanya ada kita dengan Tuhan kita

Pada akhirnya hanya ada kita dengan Tuhan kita. 

Tidaklah mengapa orang lain menilai kita jauh dari apa yg ada di dalam hati kita. 

Segala kebaikan ke semua makhluk ciptaan Tuhan diniatkan hanya untuk Tuhan, ikhlas, bukan mengharap pujian, bukan karena takut cap buruk dari orang lain

Belajar ikhlas, jika masih ada orang yg susah mempercayai kita dan berprasangka negatif. Padahal sudah berniat baik menolong dan jujur

Biarlah menjadi urusan dia dengan Tuhannya. Tak perlu kau kerahkan energi untuk menjelaskan kebaikan atau kejujuranmu

Pada akhirnya keikhlasan pada Tuhan yg menyelamatkan kita, wujud syukur atas cinta/ kebaikan yang Tuhan berikan. 

Karena sekalipun saat ini Tuhan memberikan kisah hidup yang sedih, sulit, itulah cara Tuhan menguatkan kita dan tetap ingat akan keberadaan DIA

Hidup susah kita tidak seberapa dibandingkan Nabi Ayub, sementara kita bukanlah nabi yang akhlaknya sebaik Ayub. Lalu mengapa sedih jika orang lain menganggap hidup susah ini karena kita pendosa?

Belajarlah pada Nabi Ayub

Pada akhirnya hanya ada kita dengan Tuhan kita di akhirat nanti

Yang lain hanyalah perantara kita untuk membalas kebaikan ALLAH

Rabu, 10 Desember 2014

Begini cinta

Begini, cinta: mari kita terima kelebihan masing-masing. Lalu, berusaha memperbaiki kekurangan kita. Saling mengingatkan. Saling mengatakan dengan baik, bahwa apa saja yang belum baik, yang masih kau dan aku lakukan, hendaklah kita perbaiki sama-sama. Percayalah, cinta. Sesungguhnya, kita tidak perlu menerima kekurangan dengan tetap membiarkannya menjadi kekurangan. Yang kita butuhkan, adalah memahami kekurangan masing-masing, lalu sama-sama, dengan sepenuh hati, saling memperbaiki diri. Agar cinta kita tumbuh menjadi cinta yang lebih baik. Bukan cinta yang diam di tempat, bukan cinta yang tidak berkembang. Mari kita saling memahami; bahwa mencinta seseorang, selalu membuat kau dan aku menjadi lebih baik, dari hari ke hari.

Selasa, 09 Desember 2014

Kalau sudah waktunya ku minta kau jadi segalanya

Lucu memang. Saat tidak bertemu denganmu. Aku ingin sekali segera bisa punya waktu berdua denganmu. Berbicara banyak hal. Aku bahkan sengaja menyiapkan diri untuk menunggu momen itu. Menyiapkan bahan pembicaraan yang akan aku utarakan nanti. Namun sungguh diluar dugaan saat momen itu datang. Semuanya malah menjadi buyar di kepalaku. Yang tersisa hanya perasaan grogi. Aku tidak tahu apa yang harus kukatakan kepadamu. Apalagi melihat senyummu itu. Ampun, aku benar-benar semakin grogi. Ternyata apa yang aku siapkan sama sekali tidak berguna.

Tapi aku menikmati perasaan ini. Perasaan yang kubiarkan mengalir tenang. Aku memang sudah tidak mau menunjukan perasaan menggebu-gebu, sebab yang mengebu seringkali lebih cepat berlalu. Biarlah perasaan ini kunikmati pelan-pelan, semoga dia betah bertahan. Aku sungguh ingin menikmati semua ini lebih lama denganmu. Merasakan perasaan yang kadang membuat pikiranku tidak menentu. Apalagi ternyata aku tidak punya kontakmu sama sekali. Aku bahkan tidak punya nomor ponselmu, Pin BB, WA, Line, sama sekali tidak. Aku hanya bisa berkomunikasi denganmu di pesbuk.

Namun itulah yang membuat semua ini menjadi manis. Justru dengan lebih sedikit berkomunikasi saat awal rasa suka ini. Membuat rinduku lebih tumbuh. Aku selalu menunggu momen bertemu denganmu. Juga momen chatting di pesbuk. Biarlah semuanya berjalan dengan tenang. Anggap saja ini usaha melatih sabar. Sebab, semakin perasaan diumbar seringkali dia semakin cepat memudar. Aku memilih menikmatinya dengan sederhana. Berbicara denganmu seperlu. Sebab, perasaan suka memang ada kadarnya. Biarlah perasaan itu tumbuh menjadi perasaan sayang.

Nanti kalau semuanya sudah waktunya. Aku tidak akan ragu memintamu menjadi segalanya. Sejujurnya aku ingin berbicara lebih banyak denganmu. Namun aku sadar satu hal, aku tidak ingin terlena oleh perasaan yang menggebu. Aku ingin menikmati ini tahap demi tahap. Membangunnya menjadi perasaan yang kuat. Jatuh cinta dengan cara yang tidak berlebihan. Agar apa yang terasa bisa bertahan dengan semestinya. Pada waktunya, aku hanya ingin menikmati perasaan yang sama denganmu saja. 

Kamis, 27 November 2014

Mencari cangkul yang sudah pensiun

Menaruh harap itu seperti menanam sebuah bibit di dalam tanah.Kalau kita beruntung ,kita mendapatkan bibit yang baik.Bibit itu itu akan tumbuh menjadi tunas ,dan jika kita tahu cara yang benar untuk merawatnya,tunas itu akan tumbuh subur menjadi sebuah pohon.Kita dapat menikmati keindahan bunganya atau bahkan manisnya buah yang di hasilkan oleh pohon tersebut.

Sebaliknya,kalau kita belum beruntung,kita akan mendapatkan bibit yang buruk,yang mungkin tak akan pernah tumbuh sesenti pun.Padahal  bisa jadi kita pandai dan sabar merawatnya,tapi semua itu sia sia.Sampai seribu tahun pun ,kita tak akan dapat menikmati apa pun.Jangan  bermimpi untuk melihat sehelai anak daun yang tumbuh dari bibit tersebut.

Manusia tak perlu suka berkebun atau bercocok tanam untuk mengerti resiko dari berharap .Ketulusan,kesabaran ,keiklasan,dan keuletan saja kadang tak cukup untuk memenuhi sebuah harap.Ada faktor lainya yang disebut *keberuntungan* .Bibit yang kita tanam itu tak mungkin bisa kita tanyai,"Apakah kau akan berakhir dengan kesia-siaan ,ataukah kau layak untuk kusiangi dan ku rawat sepenuh hati?.Tidak,sayangya kita tak bisa melakukan nya.Hanya waktu yang dapat membuktikan,apakah bibit itu memang benar-benar unggul atau bibit itu adalah bibit yang mandul.

Tak ada jaminan yang pasti dari setiap perjuangan yang kita lakukan.Karenanya kalau kita bijak,kita akan membuat tenggat waktu.Untuk apa menanti sesuatu yang tak akan bertunas?.Atau,apa salahnya sebentar saja sabar menunggu untuk sesuatu yang buahnya manis di kemudian hari.

Hidup itu,perjuangan itu,penantian itu,semuanya adalah judi.Jangan pertaruhkan semua uangmu di atas meja.Lebih baik gunakan uang yang masih tersis untuk membeli benih lainya.Satu hal yang pasti,jangan pernah lelah untuk berharap,karena kesialan dan keberuntungan memang datang silih berganti.

Lain kali tanam bibitmu di tanah yang lebih subur,mungkin?

Yang penting tanam sajalah dulu.Ayo mana cangkulmu yang sudah lama kau pensiunkan???

Selasa, 18 November 2014

Mencari yang sempurna

Mencari yang sempurna tak akan ada punahnya,

Karenanya aku berakhir pada hatimu.

Mencari yang sempurna tak akan ada habisnya,

Karenanya aku berhenti pada cintamu.

Ada peyempuan yang begitu rupawan, 

Kau pilih, namun ia tak bisa menyajikan cinta pada meja makan

Lalu kau pergi untuk itu.

Ada peyempuan yang sangat jelita, juga pandai meracik masakan

Kau pilih, namun ia tak bisa kau ajak bertukar pikiran

Lalu kau pergi untuk itu.

Ada peyempuan yang begitu menawan, lihai membuat panganan dan asik berbagi wawasan

Kau pilih, namun ia tak memilihmu, kasihan.

Lalu kau terdiam karena itu.

Jelas, ia menawan, pandai meracik masakan dan asik bertukar pikiran

Namun kau tak terlihat tampan, tak cukup mapan dan tak romantis menaklukkan perasaan.

Seperti itulah lingkaran kesempurnaan,

Tak pernah berakhir sampai kau putuskan untuk berhenti pada sati hati dan cinta

Bukan tak ingin kesempurnaan,

Tapi aku tahu, mencarinya telah membuat banyak hati menjadi perih dan patah

Sabtu, 15 November 2014

Tetrodotoksin

Rindu adalah pisau yang tak kasat mata,yang menembus jantung hingga perasaan tak lagi di aliri darah.

Mati
Putih
Pucat
Dan seperti seorang mayat hidup,amh berjalan.Kakiku terus melangkah,karena hidup masih berlangsung.

Gontai
Limbung
Sendiri

Sementara kau masih saja diam.Aku harap semuanya baik baik saja.klise,memang seperti kalimag pembuka surat.

Memikirkanmu
Merindukanmu
Menginginkanmu

Ah mungkin ini harapan sia sia.Tapi jika semua kata dan harap adalah doa ,lalu apakah pernah ada doa yang berakhir sia sia,Tuhan?

Minggu, 21 September 2014

Jodoh pasti bertemu

Pernah kurasakan rasa cinta itu
Walau kini hilang
Karena kesalahanku yang ku buat dulu mengabaikan kamu
Dan kini kurasakan
Kesedihan yang terdalam dalam lubuk hatiku

Cinta tak harus memiliki
Meski kau hidup dengan Yang lain
Ku hanya bisa berdiri disini melihat mu melihat kau bahagia hidup denganya

*pertemuan kita adalah rencana Tuhan yang tak ku pahami,aku takut menatap matamu
Karena di mata itu Ada dunia yang sangat takut aku selami,aku takut dengan cinta aku takut dengan segala ketidakpastian yang di hasilkan cinta kita sempat bersama lalu aku putuskan untuk memutuskan semua dengan sementara
Aku coba Untuk berbagi hati
Pada banyak orang yang bilang cinta mati.
Namun Tuhan menciptakan hati dan pikiran yang hanya tertuju padamu
Ini keputusanku.
Jodoh akan bertemu setelah ak lelah mencari dan berlari 
Ku percaya kaulah adalah sosok yang  Tuhan ciptakan untukku
Jika cinta memang tak harus memiliki
Biarkan ak bahagia dan merindukan mu dari sini .
Satu hal yg slalu jdi keyakinanku
Jika Tuhan ingin kau jdi pendampingku maka kita akan kembali menyatu .
Jodoh akan bertemu

Cinta tak harus memiliki
Meski kau hidup dengan yang lain

Rabu, 17 September 2014

Sedikit tersisa sekeping hati

Kusut tak teruraikan
Hilang tak tergantikan
Putus tak tersambungkan
Patah kekeringan 
Begitulah cinta yg kurasakan 

Kulayangkan tanya dalam redup
Apalah arti hidup?

Aku sadari memang
Kuberakhir gamang

Cinta seperti ini takkan kekal
Takkan abadi
Takkan langgeng
Semesta tak mendukung

Lenyap tak berbekas
Semua kandas
Tak berbalas 

Sudah selesai
Tanpa aku sadari
Aku lupa untuk bangun lagi 
Dari cinta yang tlah kuberi 

Tak ada yang bisa kuharapkan 
Kupungut hatiku yang hancur berantakan 

Kuberlalu tapi tak maju
Namun hatiku masih ada satu
Bayangmu
Dan ribuan kenangan yang kupunya bersamamu

Aku
Mencintaimu
Dengan sisa kepingan-kepingan hatik

Selasa, 26 Agustus 2014

MEREBUT SUAMI ORANG,JADI SELINGKUHAN BUKAN HAMBATAN,YANG PENTING AKU PEMENANGNYA. LOL

Sayang, masih ada saja wanita yang rela dijadikan objek selingkuhan untuk bisa merebut suami orang.

Bagi laki-laki, tidak ada godaan yang lebih besar daripada godaan wanita. Dalam status sosial dan ekonomi apapun, kehadiran wanita dalam kehidupan laki-laki akan selalu menarik perhatian.

Bahkan tak jarang kehadiran seorang wanita bisa membuat banyak laki-laki jatuh bangun dibuatnya.

Meskipun demikian, hal tersebut tidak serta merta menjadikan semua wanita sebagai individu-individu penggoda. Mereka tetap mempunyai kontrol terhadap dirinya sendiri agar tetap disegani dan dihormati keberadaannya.

Sayangnya, masih banyak wanita yang acapkali mengabaikan kemuliaan martabat dan pentingnya arti sebuah kehormatan. Mereka dimanjakan oleh nafsu sehingga rela melakukan berbagai hal yang justru merusak nama baiknya sendiri.

Salah satunya adalah wanita yang mau bersusah payah dan berselingkuh untuk bisa merebut suami orang.

Sampai sekarang saya masih suka bingung sendiri, kenapa ada wanita yang ngotot mau mendapatkan suami orang? Tak hanya itu, wanita perebut suami orang sepertinya juga mudah terbuai dengan bualan lelaki yang mengatakan bahwa ia akan menceraikan isterinya pada saatnya nanti.

Hal apakah yang bisa mendorong seorang wanita bisa berbuat demikian?

Mungkinkah kemilau harta dan kenikmatan hidup telah mendorong wanita-wanita tersebut rela melakukan apa saja selama sang lelaki bisa jatuh ke dalam pangkuannya? Atau mungkin itu dikarenakan oleh cinta?

Cinta Bukanlah Alasan untuk Merebut Suami Orang

Rasanya sulit untuk menerima, apalagi memaklumi, cinta sebagai alasan merebut suami orang. Bagi saya, alasan tersebut nampak dibuat-buat dan sebuah pembenaran yang dipaksakan.Karena kalau dipikirkan kembali, menggunakan cinta sebagai dalih untuk merebut suami orang adalah perbuatan menipu diri sendiri.

Karena cinta tidaklah buta, dan cinta tak mungkin mendorong kita untuk berbuat kerusakan. Apalagi sampai menghancurkan rumah tangga orang lain.

Kalau ada yang bersikukuh cinta itu buta, maka sebenarnya itu adalah cinta yang dibutakan oleh nafsu semata. Sehingga apabila ada wanita yang mengatasnamakan cinta untuk merebut suami orang, maka saya yakin cinta sesungguhnya bukanlah pada sang lelaki.

Tapi pada apa-apa yang bisa diberikan sang lelaki berupa harta ataupun hal-hal lain yang bisa memenuhi nafsu dan gengsinya. Dengan begitu, cukup adil kiranya jika saya mengatakan bahwa wanita perebut suami sebenarnya adalah wanita-wanita pemalas.

Malas mensyukuri, malas berusaha, malas mewujudkan harapan dengan cara yang benar.Rasa malas ini pada akhirnya menjadikan mereka individu-individu yang pesimis dan selalu ingin hidup dengan cara instan.

Menggunakan Anak Sebagai Senjata

Yang anehnya lagi, wanita perebut suami suka dengan “polosnya” membuat anak. Seolah-olah anak hasil selingkuhan adalah stempel mujarab untuk membuat sang lelaki tak berdaya dan takluk pada kemauan sang wanita.

Jika dirasa perlu, mereka pun tak sungkan untuk memainkan peran sebagai korban tipu daya laki-laki dan menggunakan anak hasil selingkuhan sebagai alat untuk mendapatkan belas kasihan.

Alangkah menyedihkan jika kita memikirkan kehidupan anak-anak yang dihasilkan dari perselingkuhan. Kelak mereka akan hidup dalam dunia yang membingungkan, serba salah, dan tentunya memalukan.

Wanita perebut suami, tidakkah mereka berpikir bahwa segala upaya untuk bisa “memenangkan” suami yang tergoda hanya akan berujung pada rasa sakit? Kalaupun seorang wanita berhasil merebut suami orang dan kemudian menikah dengan lelaki selingkuhannya tersebut, tidakkah dia berpikir bahwa hal yang sama bisa terjadi pada dirinya?

Bukankah seorang suami yang bisa dengan mudah berselingkuh dan meninggalkan isteri pertamanya akan dengan mudahnya pula melakukan hal yang sama pada wanita-wanita berikutnya?

Bukan Pilihan Cerdas

Oleh karenanya, merebut suami orang bukanlah pilihan cerdas ataupun realistis. Merebut suami orang adalah salah satu bentuk keserakahan dan tumpulnya akal karena disilaukan oleh harta dan nafsu yang membutakan.

Merebut suami orang tidak mungkin karena cinta. Karena cinta tidaklah buta, dan cinta tidak bisa dijadikan pembenaran bagi seorang wanita untuk bisa menghancurkan rumah tangga sebuah keluarga. Ingat, wanita adalah ciptaan yang mulia dan sebuah anugerah yang dipenuhi dengan segala kehormatan.

Maka janganlah seorang wanita rela merendahkan dirinya sendiri dan merebut suami orang dengan menjadi selingkuhan. Bukankah selalu ada jalan dari setiap kesulitan? Pikirkanlah lagi dan lagi, sebelum semuanya terlambat.

JODOH

IA tercipta tapi belum tentu menemukanmu
Ia ada tapi belum tentu mengenalmu
Ia mengenalmu tapi belum tentu menaruh rasa padamu
Ia menaruh rasa tapi belum tentu mengungkap "aku padamu"

Boleh jadi ia mengungkap cinta
Tapi bagaimana jika ia tak seperti yang kau harap-harap?
Boleh jadi ia seperti yang kau harap-harap
Tapi bagaimana bila ia tak sedikitpun terpaut pada pikatanmu?

Mungkin saja ia ada di depanmu
Tapi pandanganmu jauh di seberang hati yang lain
Mungkin saja ia selalu di sampingmu
Tapi tanganmu tak sekalipun menggenggam tangannya

Barangkali kau ingin si wajah rupawan nan menawan
Tapi yang ada adalah kawan sepermainan
Barangkali kau ingin si penghuni istana megah
Tapi yang datang adalah tetangga di sebelah rumah

Ada yang sudah jalan beriringan namun tak sampai kepertunangan
Ada yang sudah tunangan tapi tak sampai ke altar pernikahan
Ada yang sudah menikah namun dipisahkan oleh kematian
Ada yang terpisah maut namun ada juga yang pupus ditengah jalan

Ada banyak hati peyempuan yang menanti dipinang
Padahal jodoh tak hanya ditunggu kapan ia datang

Jodoh butuh ikhtiar agar kalian saling menemukan
Jangan berpangku tangan dibalik jendela hanya bermodalkan harapan
Jodoh butuh usaha agar kalian saling mengenal
Tapi bukan berarti harus menjual kenikmatan bak Lumpur Hidup binal

Dear kamu yang sampai kini biduknya belum berlayar
Dear kamu yang nahkodanya entah di mana
Don't worry...
Bukankah Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan?
Semoga segera saling menemukan
Semoga segera saling mengenal
Semoga segera menjalin cinta

Semoga segera bersatu dalam ikrar sehidup semati, selamanya...

Rabu, 13 Agustus 2014

Engkaukah jodohku

Suatu hari kamu bertanya padaku, "Kita berjodoh nggak ya? Aku sering sekali bertanya-tanya." Hm, aku tidak punya jawaban atas itu. Hanya Allah yang Maha Tahu yang bisa menjawabnya. Sering juga aku bertanya dalam setiap doaku, hanya pada-Nya aku bertanya. Tetapi semua memang undefined.

Tapi aku pernah mendengar suatu pepatah bahwa cinta sejati adalah sebuah pilihan. Semua terserah padamu, apa kau memilih untuk menjadikanku cinta sejatimu atau tidak. Aku mengerti tak mudah. Aku mengerti kamu masih ingin berkelana dalam pencarianmu. Tapi tidak aku di sini. Aku memang membiarkan hatiku memilih siapa saja kelak. Tapi aku harus mengingat bahwa aku pernah berkomitmen pada hatiku sendiri. Ya, sebuah komitmen yang sudah kumiliki jauh sebelum aku mengenalmu. Yang jelas aku mengerti satu hal, jodoh sudah diatur dengan sedemikian manis oleh-Nya.

Cukup aku memegang janji-Nya bahwa perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, begitu juga sebaliknya. What can I do? Ini hak prerogatif Allah. Aku hanya menjalankan komitmenku bahwa aku akan menjaga perasaan ini sebisa aku menjaganya, entah apa yang tejadi ke depan nanti. Aku hanya berusaha dan terus berusaha untuk menjadi seorang wanita yang layak dicintai.

Wahai yang bertanya padaku apakah aku ini jodohmu nanti, hilangkanlah keraguanmu. Tak ada yang perlu diragukan. Yakini saja janji-Nya. Dan jika memang aku benar yang kauinginkan, cukup jagalah hatimu sebaik-baiknya untukku. Titipkan pada-Nya, karena hanya Dia sebaik-sebaik Penjaga.

"Rabb, jika memang dia yang Kau titahkan menjadi tulang rusuk untuk menciptakanku, mudahkanlah jalan kami, teguhkanlah hati kami, dan jagalah diri kami dari segala yang Kau larang. Kuatkan ikatan kami, dekatkan jalan kami untuk sampai ke muara yang Kau ridhoi. Biarkan cinta kita tumbuh hanya karena-Mu. Namun jika bukan dia orang yang Kau pilihkan untukku, maka mudahkanlah hatiku untuk melepasnya. Berilah keikhlasan Ya Rabb. Lepaskan aku dari sesak yang mengikat nadiku. Hilangkan cinta yang tumbuh dengan cara-Mu yang indah, seindah Engkau menumbuhkannya di hati kami. Dan tetaplah jaga hati kami agar tetap di jalan-Mu."

Jumat, 08 Agustus 2014

Sepertinya,,masalah punya banyak teman.Sebab ia tak pernah sendiri

Hakikat dunia ini adalah masalah. Dengan banyaknya masalah maka terciptalah berbagai lapangan kerja dan profesi. Right..??

Nah, hakikat masalah yang membebani kehidupan kita adalah sebuah pesan yang datang dari Allah swt, sebuah pesan dari alam bawah sadar kita. Sebuah pesan yang berbunyi,

"Perbaiki diri, evaluasi diri, Tingkatkan ketakwaan, & mendekatlah pada-Ku, jalan menuju kemuliaan dirimu sudah Aku berikan lewat ujian masalah ini."

Ketahuilah bahwa sesungguhnya dalam kehidupan ini kita sering mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai. Oleh karena itu daripadamemendam sakit hati kepada kehidupan, adalah lebih baik bila kita belajar untuk menyukai apapun yang kita dapatkan. Dengan menerapkan sikap ini kita sudah merubah posisi diri kita, yaitu bila kita suka berkeluh kesah ataupun marah-marah atas segala masalah kehidupan kita. Maka saat itu posisi diri kita adalah sebagai KORBAN. Sebagai object yang tidak berdaya mengahadapi kondisi dan situasi yang tidak menyenangkan.

Nah, alih-alih berkeluh kesah. Bukankah lebih baik Kita terima saja dengan ikhlas segala keadaan itu, toh... itu adalah situasi yang dimana kita sudah dalam posisi tidak bisa untuk menghindarinya. Mau tidak mau situasi itu harus kita lalui... Nah, dengan merubah sikap kita tersebut. Posisi kita berubah dari sekedar KORBAN, kita sekarang menjadiPELAKU atau Subject. Sebagai pelaku, maka kitapun punya kemampuan untuk merubah Masalah menjadi Berkah. 

Pandangan kita akan berubah, tidak lagi memandang masalah sebagai sebuah . Namun memandang masalah sebagai sebuah untuk memperbaiki kualitas kehidupan kita. Sebuah kesempatan untuk memperbaiki keadaan, dan menghapus kesalahan di masa lalu. Sehingga dengan begitu kita malah bisa mengucapkan puji syukur kepada Tuhan, atas masalah yang diberikan kepada kita. Yang dengan masalah itu bisa menjadi sebuah batu pijakan untuk kita meraih kesuksesan di masa mendatang. Inilah, ciri-ciri karakter orang-orang Sukses yang harus juga kita miliki.

Life is Never Flat
Kehidupan di dunia tidak pernah datar dan lurus-lurus saja. Life is never flat and life is never straight. Pengusaha sukses tidak akan selamanya sukses suatu saat ia harus besiap menghadapi kerugian. Pelajar yang pintar nan cerdas tidak akan selalu mendapatkan nilai di atas rata-rata, suatu saat ia harus siap dengan nilai yang tidak memuaskan. Orang yang badannya selalu sehat, harus siap jika suatu hari tubuhnya dilanda kesakitan. Di suatu waktu, kebahagiaan tiba memenuhi ruang di dalam hati, tapi di lain waktu seseorang harus siap ketika kesedihan kunjung.

Ini adalah wujud bahwa semua yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah swt. secara berpasangan dan semuanya tidak pernah diam dalam suatu keadaan. Terus berputar, silih berganti.

Dua Macam UjianKita sering merasa bahagia jika yang terjadi pada diri kita adalah sesuatu yang kita harapkan, sesuatu yang kita inginkan dan kita cita-citakan. Kaya raya, bisnis sukses, memiliki tubuh yang selalu sehat, memiliki keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah. Itu adalah beberapa contoh harapan dan keinginan hidup.

Sebaliknya, kita merasa sengsara, sedih, dan berduka ketika mendapatkan segala hal yang tidak kita inginkan. Misalnya, sakit. Siapa yang mau sakit? Tidak akan ada kan, karena semua orang hanya menginginkan sehat. Misalnya juga bangkrut. Siapa pengusaha yang ingin usahanya gulung tikar? Oh... tidak bisa! Begitu kata Sule, he...he...he... Atau tidak lulus Ujian Nasional (UN) yang momok menakutkan bagi para pelajar kelas IX dan XII. Saya kira tidak ada pelajar yang ingin gagal UN, semuanya pasti hanya menginginkan satu kata saja tidak yang lain yaitu L-U-L-U-S alias lulus.

Islam memandang bahwa bagaimana pun kondisi yang sedang terjadi, semua adalah ujian kehidupan. Mau kesenangan atau kesengsaraan, mau kebahagiaan ataupun kesedihan, dua hal ini adalah ujian. Dan, memperkuat realitas tersebut, Ibnu Abbas mengungkapkan bahwa sesungguhnya dunia adalah ruang ujian. Innaddun-yā dārul balā. Demikian tegasnya.

Saya cuma butuh "istirahat panjang ",

Malam ini malam keempat perang di antara kita terjadi. Dan belum juga ketemu solusinya.malam keempat juga aku tak tidur,malam keempat juga aku menaangis sampe kering,dan malam keempat juga aku merasakan sakit yang teramat dalam.
Aku kecewa,sangat kecewa.Itu yang bikin nyeseg dada. Meluruh ke mata lalu menjadikan nya banjir penuh luka.
Aku sangat mencintainya,laki laki yang berjanji melamarku beberapa bulan lalu,laki laki yang pernah memakaikan cincin di jari manisku,itu terjadi sebelum aku benar benar menggilainya,sebelum aku diam melakukan apapun untuknya,dia menjelma seperti orang yang memang Tuhan turunkan spesial buat aku,sengaja di turunkan buat memberi tahu bahwa keiklasaan dan kesabaran pasti ada hikmahnya.menjelma dengan segala atribut atribut yang meluluhkan rasa.Aku mulai jatuh cinta bukan sebatas itu, aku menggilainya.
Lambat laun,aku tak pernah bisa pisah sama dia,aku benar benar di bikin terbang,Begitu lincah dia menjalakan seluruh aksinya,begitu nurut dan selalu mengiyakan apapun yang aku pinta.
Itu dulu..
Sampai suatu waktu pengorbanan yang belum pernah aku lakukan seumur hidupku,aku lakukan .aku masih berusaha menguatkan hati,.
Semakin kesini,bukanya semakin menjaga, malah semakin semena mena. Jelmaan malaikat itu kini tidak ada lagi.tinggal sisa kenangan saat dia masih memperjuangkan cintaku.
Sempurna,sunggu takjum caramu.
Tinggal disini aku bersama sedikit harapan... semoga kata katamu bisa terbukti.

Senin, 04 Agustus 2014

GALAU (Gelisah Antara Lanjut Atau Udahan )

Ini nih yang suka bikin susah orang.  Bikin pusing. Dann, bikin galau.Kalau lanjut, udah gak sanggup, daan gak bisa disanggupin  lagi. Tapi kalau udahan..juga gak bisa. Susah. Kayanya sayang aja kalau udahan. Setelah apa yang udah kita lakuin selama ini. tapi, mau gimana lagi? Kita harus milih salah satu antara lanjut atau udahan.

Kalau lanjut, resikonya bisa ketabrak. Sama kaya pas naik motor atau mobil.  Kalau lanjut terus nanti tabrakan. Kaya hati, kalau lanjut biasanya suka tabrakan. Sama hati yang lain..

Udahan? Berhenti gitu? Mending kalau udah ada tumpangan. Kalau belum? Percuma. Pasti ujung-ujungnya bakal balik lagi ke dia.

Serius, ini bikin galau. Bagi yang ngerasain. Karna, kalau lanjut, belum tentu kita dapetin apa yang kita mau. Malah yang ada, makin hari makin sakit. Apalagi, kalau tau ternyata dia lagi pdkt sama seseorang. Jadi, selama ini dia nganggep kita apa? Batu? Yang ada banyak di jalanan. Cuma gak ada yang peduli. Dipeduliin kalau lagi sendirian doang..

Udahan? Kalau udahan, berarti selama ini kita buang-buang waktu doang dong?  Berharap sama sesuatu yang gak pasti. Ngegantungin perasaan kita buat orang yang gak peduli sama kita. Yang dengan enaknya suka sama orang lain.

Sebenernya, kita lagi ngomongin apa?

Sayangnya, orang yang selama ini kita suka. Nggak pernah nganggep kita ada. Nggak pernah ngerasain apa yang kita rasain. Gak peduli sama usaha-usaha kita. Mereka Cuma nganggep hal itu sepele. Gak ada apa-apanya. Malah dia bangga, kalau ternyata ada yang suka sama dia. Mereka jadiin kita, Cuma kaya patokan, kalau sebenernya mereka itu laku dipasaran. Harga bersaing lagi.

Lanjut itu gak gampang.  kayak orang bodoh tau gak. Ngelakuin hal yang sama. Dengan hasil yang sama. Cuma diulang-ulang doang. Pinter gak? Enggak kan? Nyiksa? Iyalah. Ngapain coba buang-buang waktu kita Cuma buat orang kaya dia. Jadi, intinya mending udahan aja. Terus cari yang baru. Yang bisa nerima kita apa adanya. Tapi, jangan jadiin pelarian juga. Kan kasian, dia gak tau apa-apa. Malah kita sakitin. Yagak?enggak. yaudah.  Jadi, mending move on ajadeh, daripada lanjut tapi gak dianggep. Cuma diliatiin doang, tapi gak disapa.  

Ternyata yang diliatin udah dari dulu, suka udah lama, nunggu udah lama, mendemnya juga udah lama. Hasilnya? Cuma ngekhyal doang kayanya. Ngayal dia punya perasaan yang sama ke kita.

Jumat, 01 Agustus 2014

Ada saatnya aku lelah

Aku duduk di sela sela angin sore ini.
Pikiranku masih dengan ucapan dokter sore tadi.Ada perasaan,marah,lalu terasa bulir bulir kebencian di hati.
Aku ingin sekali menyalahkan waktu,kenapa tak berhati hati menjaga ku, namun aku tau waktu akan terus berputar, mau baik atau tidak yang kita kerjakan dia tak akan menunggu.
Pernah juga sesekali aku liat poto di dompetku,ingin sekali aku memaki menyalahkan sosok itu,namun lagi lagi aku berpikiran tak ada guna.
Akhirnya sampai lah pada tahap aku menyalahkan diri ku sendiri, merenung bersama angin sore ini disertai sisa sisa penyelasan yang bikin sesak rongga dada hingga memaksa mengeluarkan butir butir air mata,aku kalah aku menangis lagi.
Aku tak pernah paham,apa yang sedang aku lakukan,kenapa aku sebodoh ini? Benar kata majikan ku,aku memang masih terlalu muda dan masih terlalu mudah untuk di bodohi.Aku dibodohi,iya mungkin saja.
Bukankah seseorang yang berjanji tanpa bukti berarti membodohi? Membohongi? Menipu? Kurang lebih seperti itu,aku masih terdiam di sini, duduk menangis disudut jendela.
Kadang diam,melamun, dan menangis sejadinya.

Sekarang semua udah terjadi,menyembunyikan semua ini adalah langkah yang aku ambil,aku tak menceritakan apapun, aku seakan akan baik baik saja,cuma itu yang perlu kamu tau bukan.Tak penting bagaimana sebenarnya kondisiku.
Dan aku sangat yakin kamu tak akan bisa berbuat banyak selain berjanji,berjanji,hingga aku kenyang.
Tapi,belum ada satupun janji yang di tepati.
Biarlah,aku dengan segenap yang aku rasa,biarlah aku dengan segenap penderitaan ini,kamu tak perlu tau apa apa. Hingga entah kapan,aku benar benar tak mampu lagi menahan nya,mungkin saat itu aku sudah tak ada.

Kamis, 24 Juli 2014

Tertatih

Hari hari setelah hari itu tak bisa lagi ku nikmati.Kenangan paling buruk itu menghancurkan semua rasa indah hidupku.
Bukan hanya kesakitan fisik,kesakitan batin lebih lebih memutuskan rongga rongga kebahagiaan. Aku berhenti disitu dengan semua rasa yang tak bisa aku jabarkan satu persatu.

Ini kenangan yang paling buruk sepanjang usiaku.Kenangan paling menyiksa batin,menguras air mata hingga memaksa mata tak bisa memejamkan mata dengan nyenyak sedikitpun.
Sendirian,aku melewati nya.Tak ada yang tau bagaimana rasanya,tak ada pula yang paham bagaimana beratnya.Semua memang terasa begitu berat saat aku harus menanggung nya sendirian.
Merasakan ink sendirian bukan tanpa alasan,tapi karena aku benar benar paham.Orang yang paling deket pun tak pernah peduli seperti apa rasanya jadi aku.Setau nya mungkin ini adalah hal biasa, yang tak perlu mendrama kanya.Iya sangat biasa buat yang tidak menjalaninya,tapi buat aku? Bukan hanya berat,ini lebih berat dari sekedar yang kita lihat dan kamu rasa itu.
Sekarang, cuma butuh waktu buat menyembuhkan segala ketakutan itu.Entah butuh berapa lama, aku pun sendiri tak tau.
Atau aku hanya berdiam disini menunggu ,semua berlalu begitu saja.
Tapi aku manusia yang punya otak,tak akan pernah bisa lupa kecuali hilang ingatan.

Zzzzzzzzzzz

Selasa, 22 Juli 2014

Kalau kamu jenuh

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan hubungan ini, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku masih menginginkan hubungan ini terus berlanjut ke jenjang yang lebih serius. Namun terkadang aku masih merasa ragu dan butuh diyakinkan olehmu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan sms-sms yang masuk ke inbox hpmu, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku masih mengharapkan kamu memberi kabar, mengatakan bahwa kamu baik-baik saja, atau sekedar mengucapkan “I love you” kepadaku.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan teleponku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu ingin mendengarkan suaramu, sekedar ditemani ngobrol, atau sekedar memberitahu keberadaanmu dan memastikan semua “perintah”ku akan kamu laksanakan.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan nasihat-nasihat dariku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku bukannya sok tahu dan sok menggurui, aku hanya ingin kamu berubah lebih baik, lebih peduli dengan masa depan kamu, dan bisa mewujudkan impian kamu, keluarga kamu, dan impian kita.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan omonganku yang itu-itu saja, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku bukannya sudah pikun, aku hanya ingin kamu melakukan apa yang perlu kamu lakukan atau menepati apa yang telah kamu janjikan.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan perhatian-perhatian yang aku berikan, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu berusaha membuat kamu merasa nyaman dan selalu ada untuk kamu.

Saat kamu mulai merasa jenuh mendengar leluconku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu berusaha membuatmu tertawa di tengah masalah yang tengah kamu alami.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan omelan dan caraku memprotes sikapmu, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku berusaha untuk selalu sabar menghadapi semuanya, meski terkadang aku kehilangan kesabaran dan bersikap diluar kontrolku.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan caraku mencintaimu, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu berusaha membuat kamu jatuh cinta kepadaku, meski terkadang aku menjengkelkan, namun mengertilah aku selalu berusaha membuatmu nyaman ketika bersamaku.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan tuntutan-tuntutanku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku menuntut bukan tanpa alasan, mungkin kamu pernah menjanjikan sesuatu dan ternyata tidak kamu tepati. Bukan untukku, tapi lebih untukmu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan sikapku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu punya alasan jelas kenapa aku bersikap seperti itu. Mengertilah, mungkin saat itu ada yang tidak aku suka dari caramu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan cerita-ceritaku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu berharap kamu juga melakukan hal yang sama, bercerita tentang hari-harimu, tentangmu dan masalah-masalahmu dan berharap bisa meringankan bebanmu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan keluhanku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku berusaha menelan semuanya sendiri dan tidak melibatkan kamu dalam masalahku, namun terkadang aku butuh tempat untuk berbagi dan akhirnya melibatkan kamu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan tingkah manjaku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu ingin disayangi dan diperhatikan olehmu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan diamku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku mulai merasa lelah dan ingin kamu datang menguatkanku.

Dan saat kamu mulai merasa jenuh dengan semua tentangku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu berusaha memperbaiki semuanya dan berharap semua akan baik-baik saja.

Sabtu, 19 Juli 2014

Aku dan kebosananku

Saat ini hidupku sama membosankannya seperti warna abu-abu. Oke, aku tidak bermaksud ingin menjelekkan salah satu warna, karena toh bagaimanapun juga abu-abu salah satu warna yang mendominasi lemari bajuku selain warna coklat tua.

Bukan seperti itu. Saat ini aku hanya sedang bertanya-tanya mengapa aku merasa bosan dengan apapun yang kulakukan. Kau tahu kan, bahkan menonton film dan membaca buku saat ini terasa salah, seolah tidak ada yang bisa membuatku bersemangat dan bergembira. Oke, aku sedang tidak ingin mengeluh atau bagaimana (meskipun menulis ini dapat dikategorikan sebagai salah satu cara mengeluh yang paling sempurna), kau tahu kan, aku hanya ingin sedikit bercerita. Bahkan saat menulis ini, perasaan gembira yang biasanya aku dapatkan saat aku menulis sudah hilang. Lenyap begitu saja. Rasanya menulis saat ini bahkan telah berubah menjadi semacam keharusan alih-alih sebagai salah satu bentuk penghiburan dan sumber kebahagiaanku.

Aku hanya tidak tahu apa yang sedang terjadi pada diriku, karena sejujurnya, saat ini aku bahkan tidak memiliki keinginan apa-apa, kecuali keinginan yang melibatkan banyak waktu dan uang, pulang ke indonesia  misalnya. Tapi untuk saat ini pulang ke indonesia atau ke mana saja rasanya sama mustahilnya seperti memakan kertas. Bagiku setiap hari rasanya hanya semacam kumpulan waktu yang berdetik dan tidak bernada.

Kurasa saat ini aku hanya sedang kehilangan sebuah alasan dan tujuan, kendati jika dipikir-pikir lagi, kehilangan sebuah alasan juga merupakan salah satu alasan dan pembenaran. Kau tahu kan, kurasa aku hanya membutuhkan semacam “kejutan” yang tidak bisa terduga kapan dan di mana serta bagaimana bentuk kejutan tersebut.

Jadi yah, pada akhirnya aku selalu sampai pada kesimpulan seperti ini : ” dear life, why don’t you give me something exciting and unpredictable ? “

 

Jumat, 18 Juli 2014

TERIMAKASIH UNTUK 6BULAN INI


Aku kadang merasa sulit mengatakan apa yang aku rasakan, tetapi aku berharap kita tidak akan pernah membiarkan apapun yang sudah kita miliki bersama ini sirna. Tak peduli apakah kita terpisah ribuan mil ataupun hanya sejengkal. "Sebab kau telah meninggalkan jejakmu di hatiku.."
 
Hari-hari yang sedang kita lalui ini untuk beberapa saat ini, mungkin akan kita jalani dalam waktu yang cukup lama dengan jarak yang terpisah. Namun, ikatan hati yang teruji dan sejati itu langka !!
 
Dan ikatan hati denganmu ini adalah suatu ikatan hati yang ingin kujaga dengan segenap hati. Ikatan khusus kita ini adalah jenis ikatan yang istimewa, yang membebaskan kita membicarakan dan saling memberi tahu apapun. Kita banyak melakukan hal bersama, kita selalu mengumpulkan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan kita dan menaruhnya di dalam hati kita masing-masing.
 
Kita memiliki banyak kenangan bersama, beberapa di antaranya menyedihkan, namun banyak pula yang menggembirakan. "Kita telah membuka tempat-tempat istimewa dalam hati kita, di mana yang boleh datang hanya kau dan aku.."
 
Ikatan hati kita ini tidak terjadi begitu saja, kita membangunnya dari waktu ke waktu, hari demi hari, dengan pengertian, pengorbanan, air mata, dan kasih..
 
Aku tidak pernah ingin membiarkan kita saling menjauh.. Mungkin kita tengah menjalani arah yang berbeda, tetapi itu tidak akan mengubah ikatan yang telah kita miliki dan apa-apa yang ada di hati kita..
 
Walau ada jarak yang nyata di antara kita, namun ada suatu tempat dalam diriku, di mana pikiran-pikiran tentang dirimu serta hal-hal yang sudah kita lalui bersama tetap tersimpan hangat dan aman.. "Karena pada saat-saat kita terpisah, aku ingin agar kau menyimpanku
dalam hati dan pikiranmu.."
 
Kau telah memenuhi hati dan pikiranku dengan kenangan yang cukup banyak untuk kusimpan. Kehadiranmu adalah sukacita yang istimewa, dan aku ingin kau tahu bahwa untuk semua yang telah kita lalui bersama, semua kebersamaan, saat-saat serius dan konyol, aku sangat menghargaimu..
 
"Kehadiranmu adalah sinar mentari di kala mendung.., pengertian dan kasih sayangmu memberiku kekuatan"
 
Moment-moment indah yang sudah pernah kita lalui bersama, adalah sesuatu yang memenuhi hati kita dan selalu akan menjadi bagian berharga untuk dikenang..
Hmmm.., sepercik pertengkaran pada saat-saat tertentu dan tawa yang melimpah..!!
 
"Hari ketika kau dan aku 'bertemu', akan selalu ada dalam hatiku.." Walau perjalanan hidup kita tengah membuat kita terpisah jauh dan harus melewati jalan yang berbeda, ketika kehidupanmu berubah, kehidupanku pun berubah. Tapi aku yakin, kesediaan kita untuk mendukung dan menerima aspek-aspek yang berubah dalam hidup kita masing-masing ini, akan senantiasa memperkuat ikatan khusus kita.
 
Apapun kehidupan kita nantinya, ingatlah selalu bahwa, tidak akan pernah ada hari di mana aku tidak memikirkanmu, berdoa buatmu, dan mengirimkan kasihku untukmu.. "Kau telah menolongku melewati saat-saat sulit.. "Terima Kasih" saja, mungkin tidaklah cukup untuk mengungkapkan penghargaanku atas semua kebaikanmu selama ini.."
 
 
Terima kasih karena kau telah ada untukku untuk melewati saat-saat indah
dengan perkataan-perkataan manis dan perhatian yang tulus.. Terima kasih karena kehadiranmu dalam hidupku telah membuat dunia ini menjadi kediaman yang lebih indah.. Terima kasih karena kau telah menjadi dirimu sendiri.. Terima kasih untuk telinga yang bersimpati dan perhatian yang tak terpecah..
 
Terima kasih karena kau telah menunjukkan sisi yang lebih cerah dalam hidupku, dan berupaya membantuku ke arah yang lebih baik.., Terima kasih karena melalui engkau aku telah banyak belajar dan mengetahui tentang banyak hal.., Terima kasih atas waktu yang kau berikan.., Waktu yang tidak pernah berhenti untuk mengutamakan kepentinganku,
Waktu untuk mendengarkan masalah-masalahku dan membantuku untuk menemukan solusinya..
 
Kita telah melakukan yang terbaik untuk membawa harapan kita di masa yang akan datang. Kita selalu saling terbuka dan tak peduli apapun, kita selalu membiarkan satu sama lain tahu bahwa kita benar-benar saling mengasihi dan peduli satu sama lain. "Bagiku semua sangat berarti.. "
 
Bersamamu aku tidak perlu berpura-pura untuk menjadi seseorang yang bukan diriku. Kau bisa menerima aku apa adanya dan apa yang aku tampilkan. Bersama, kita bisa menertawakan segala sesuatu dan menangis tanpa malu..
 
Aku bisa bicara padamu dengan begitu mudahnya, aku bisa mempercayaimu
dengan pikiran-pikiran yang terdalam.. Aku bisa tertawa bersamamu pada saat-saat penuh gejolak juga sudah bisa menertawakan diriku sendiri.. "Dan, bersamamu aku sudah bisa belajar berdamai dengan hati.., juga waktu.."
 
Terima kasih atas seluruh moment yang kita lalui bersama, moment yang penuh dengan berbagai perasaan, pikiran, impian dan harapan.., rahasia, tawa serta airmata..
Setiap detik yang berharga akan selalu ku simpan dalam hati.. "Saat-saat 'kebersamaan' kita adalah harta yang berharga dalam hatiku.."
 
Aku mengharapkan kasih, tawa dan semua hal yang terindah dalam kehidupanmu.., dan lebih banyak adalah segala sesuatunya yang membuatmu bahagia.. Semoga masa depan akan membawa sukacita dan kesuksesan untuk kita berdua dalam melewati saat-saat bahagia maupun masa-masa sulit yang terbentang. Dan, semoga kebahagiaan yang tak terukur dan kasih sayang yang tanpa akhir selalu bersamamu..
 
"Tak ada sesuatu yang biasa dilakukan bila tanpa cinta, pengertian, juga kasih sayang.., 'kebersamaan' kita ini sungguh luar biasa.. "

Terima kasih walau kamu pernah membiarkan aku melewati masa paling sulit dan paling menakutkan sendiri.. aku tetap menyimpan indah kamu di hatiku..Tersimpan rapi dan tak terganti.

Yoyon wahyudi

Minggu, 13 Juli 2014

Lelakiku

kau yang selalu dihati,selalu bersemi di dalam jiwaku.Kau takkan ku lupa dalam hidupku untuk selamanya.
Ini bulan kesekian kalinya,kamu mendampingiku.Bersama seluruh kesabaranmu,kamu menghadapi segala tingkah konyolku.
Aku,adalah wanita yang pernah mempunya hati yang hancur remuk tak berbentuk.Waktu itu,aku masih sangat ingat sekali.Kamu mulai mendekatiku,kamu sering mengirim pesan pesan singkat via aplikasi linemu.
Sampai suatu hari,kita berkomitmen buat saling menitipkan hati.Waktu itu,aku sama sekali tak menaruh rasa apapun,yang aku rasa kamu selalu ada buat aku.Dan aku sangat paham waktu itu cuma kehadiran seseorang yang mencintaiku dan bersedia melakukan apapun untukku yang aku aku butuhkan,
Kamu menjelma menjadi laki laki sempurna,Kamu selalu ada buat aku.
Tak cukup sampai disitu,setelah setiap menit waktumu di habiskan untukku,aku masih saja acuh tak menaruh rasa apapun ,ada sedikit sayang tapi belum merasa cinta,konyol sekali tapi itu benar benar nyata.
Entah,kapan semua berubah.Aku mulai memikirkan setiap menjelang tidur,aku mulai inget senyum tipis mu saat melamun,aku... aku mulai merasa rindu saat kamu sedang tidak mengabariku.Aku ,mulai cemburu saat kamu tak mengubrisku.Aku merasakan perasaan yang berbeda kala itu.Dari yang acuh tak acuh,dari yang cuek tak peduli.Berubah menjadi aku yang membutuhkanmu.
Semua sikap sabarmu alasan terkuat buatku untuk segera merubah sikapku,
Aku merasa takut kehilanganmu.
Kamu yang begitu sederhana ,kamu yang bukan cetakan pabrik yang begitu sempurna,tapi kamu memberikan waktu yang sangat berarti. 
Hingga hari ini,aku dan kamu yang sudah menjadi kita.Akan selalu bersama seiring komitmen kita.
Laki lakiku,aku ingin kamu tau,seberapa besar hari ini aku mencintaiku,sejak saat itu aku mempunya rasa yang berbeda hingga detik ini semuanya masih sama tanpa berkurang tapi semakin bertambah rasa cintaku,aku sangat ingin sekali kamu selalu mencintaiku,
Laki lakiku,tolong maklumi sikap sikap konyolku yang kadang masih selalu hadir ditengah tengah kita,itu karena aku begitu takut,takut kamu pergi berpaling dariku,
Laki laki ku,,,demi hari ini aku berjanji,aku akan selalu ada di buat kamu,buat kita buat impian kita,buat semua agenda agenda manis kita yang sudah kita catat di diare kita.
laki lakiku berjanjilah selalu disini ,memberi cinta membasuh air mata,, menyebarkan rasa nyaman sepanjang menit ,,,
aku mencintaimu laki lakiku..

Kamis, 03 Juli 2014

Merangkak sendiri,dengan sisa kepingan hati yang aku punya.

Berkali kali aku cubit cubit tanganku,aku pastikan ini semua bukan mimpi.
Iya, bener sekali ini bukan mimpi.Tadi sore  aku merasakan tubuhku lemah lunglai tak berenergi,aku masih hidup,aku juga masih nafas tapi seketika aku hampir sama seperti orang bloon,tak berotak.
Kabar buruk itu adalah mimpi buruk yang selama ini aku takutkan,hari ini ketakutanku terjawab semua.Hatiku kala itu remuk tak tersisa.Ada sedikit keinginan menyakinkan diriku,bahwa apa yang baru saja aku dengar hanyalah kebohongan.namun,lagi lagi aku tak sanggup ,aku tau apa yang aku takutkan benar benar menjadi kenyataan.

Rasa kesal,nyesal,marah. Seakan akan menjadi kolak campur saat buka puasa tadi.Namun,kepada siapa aku marah?
Kepada dia yang masih kokoh kuat menyakinkan bahwa dirinya bukanlah tipe lyrer.Marah kepada aku?Yang begitu tololnnya,atau aku harus marah sama keadaan.Semua tak kutemui jawabanya.
Hanya sesak kesal dan sering kali isak tangisku sendiri begitu nyaring terdengar di telinga.

Aku hancur,bahkan hati yang belum sempat utuh tiba tiba terjatuh lagi.
Aku berdiri, merangkak,mencoba kuat mengambil kepingan kepingan hati,ingin sekali aku satukan aku pengen melihatnya utuh.
Namun,aku gagal aku menyaksikan sendiri hatiku benar benar hancur tak berbentuk,tak terarah. Aku berantakan.

Jumat, 13 Juni 2014

MANTAPKAN HATIKU UNTUK MENERIMA PINANGANYA

Tak terasa sudah Hampir 25 tahun aku hidup di dunia. Aku dah merasakan menjadi seorang anak kecil yang manja, nakal, dan bisa dibilang gak tau aturan. Merasakan menjadi remaja yang mencari jati diri dengan kenakalan, kebaikan, rasa ingin tahu.dan segala hal yang dilakukan orang dewasa. Pernah merasakan cinta pertama, sakit hati pertama, diputusin pacarpertama.lalu cinta kedua,ketiga dan seterusnya. sakit hati kedua,ketiga dan seterusnya, menyakiti hati orang lain juga sudah pernah. dan sekarang mencari cinta yang terakhir.

Ya Allah hidupku begitu berwarna. terima kasih atas segala yang Engkau anugrahkan kepada ku. Maafkan aku yang kadang tersesat karena nafsu. Dan sampai umur yang hampir 25 tahun ini juga telah banyak keburukan yang telah aku lakukan.

Ya Allah Hari ini aku meminta kepadamu untuk memantapkan hatiku yang selalu gundah. untuk Menikah dengan laki laki  pilihanku. Ya Allah hilangkanlah kegundahan hatiku dan ketidak yakinanku akan pilihanku, sesungguhnya hambaMu ini lemah hati, dan tak tahu apa yang terbaik untuk diri hamba dan yang terbaik untuk orang yang akan hamba nikahi.

Ya Allah Jika dia menjadi suamiku  nanti, puaskanlah hatiku, tutuplah hatiku, jagalah pandanganku dari laki laki  lain. bimbinglah aku agar bisa menerima segala kelebihan dan kekurangan dirinya. sesungguhnya engkau Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

Ya Allah Jadikan lah Engkau dan kekasihMu.Muhammad menjadi yang paling aku cintai di dunia dan akhirat ku, dan jangan lah yang menjadi suamiku  nanti membuat aku jauh dari Mu dan ajaran kekasihMu.

Ya Allah Jujur, sebenarnya aku tidak terlalu yakin dengan hubungan aku dengan dia, karena kekurangan-kekurangan yang aku miliki, sehingga aku takut tidak bisa membahagiakannya. dan aku takut sifat jelekku kembali menerpaku sehingga aku tidak bisa menerima kekurangannya dan berpaling kepada laki laki  yang lain. maka mantapkanlah hatiku Ya Allah agar aku bisa membawa amanat kesetiaan yang dia titipkan pada ku. agar aku tidak menyakiti hatinya.

Ya Allah Tutuplah hatiku untuk laki laki  lain,seindah apapun mereka. karena aku tak mau menyakiti laki laki yang menjadi suami hamba . Berikan juga kami keturunan yang baik, yang taat dan iman kepada-Mu, dan berikanlah kami rezeki yang halal untuk kehidupan kami.

Engkau Maha Kaya, Maha Bijaksana, Maha Kuat, Maha Mengatur, Maha Pencipta, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Memiliki , Maha Suci, dan Maha segala galanya.

Dan hanya engkau lah yang mampu membolak balikan rasa pada setiap jiwa manusia .

Amin..

Selasa, 10 Juni 2014

Jalan ini

Waktu,waktu membawa aku ke dalam begitu banyak ruang.Memperkenalkan aku kepada banyak cerita.Dan tentunya memberikan aku banyak pelajaran.
Dia begitu cepat berlalu,dia tak akan kembali.Tapi waktu tak akan pernah benar2 hilang,dia akan tetap tinggal ,abadi itu yang di namakan Kenangan.
Kenangan memang tak harus di hilangkan ,juga tak semestinya di lupakan.Dia akan tertata rapi dan begitu sewajarnya,berada di belakang langkah kaki kita,dia tak kan pernah mendahului kita,juga tak akan bersampingan lagi didekat kita.Dia hanya kenangan dibelakang kita yang masih beberapa kali kita melihat nya.Lalu senyum senyum geli ketiika mengingat ,menangis sendu,atau bahkan tertawa terbahak bahak.
Tapi ,tentu saja kita tidak akan menjadikan kenangan sebagai petuah kehidupan baru.
Waktu itu sangat berharga.
Bahkan lebih mahal dr harga gagdet yang sering kali incar.Lebih mahal dari barang barang branded yang tiap bulan kita koleksi.Seberapa banyak uang kita,kita tak akan pernah mampu membeli waktu yang berlalu tadi.Waktu lebih mahal dari apapun.
Sekalipun menangis tersedu,histeris,menjerit menyesal dia tetap berlalu dan tak akan pernah kembali.
Mungkin beberapa dari kita sering kali menyesal untuk beberapa waktu yang baru saja terlewati,mungkin karena kita tak berhati hati,atau kita tak menggunakan nya dengan semanis mungkin.Itu mungkin sungguh sangat menyesalkan,bahkan menyakitkan .Tapi disitulah lalu kita merenung belajar,memikirkan seberapa penting waktu yang baru saja berlalu tak bermakna.Dan harapan dari kita semua pastinya buat hari berikutnya akan lebih bermanfaat lebih berguna,sehingga kita tak akan menyesali menit yang baru saja berlalu.
Aku mungkin tak akan semenyesal ini.jika aku tidak menuruti ego dan keinginan yang kurang masuk akal ini.Rasanya seluruh air mata mau tumpah tak tertahankan,rasa rasanya seperti mau menjerit dan menyalahkan diri sendiri.Namun,lagi lagi aku berdiam diri,memikirkan,dan masih memikirkan.Kalau aku menangis tanpa henti,apa mungkin waktu yang berlalu dapat kembali.jawabanya tetap Tidak.
Dari sini,maka kita semua wajib dan harus mengambil hikmahmya.
Berjalan seiring waktu dengan sangat hati hati,menggunakanya dengan sebaik mungkin,karena jika tidak dia akan berlalu menyakitkan .Dan dia tak akan bisa di raih kembali.

Rabu, 04 Juni 2014

PERPISAHAN ITU

Add caption


Aku masih merasakan udara yang sama.Masih berdiam di tempat yang sama.Tapi yang kurasakan tak lagi sama,kesunyian ini bernama Tanpamu.


Sebenarnya ,aku tak ingin semua ini berakhir.Saat semua terancang dengan hebat dan sempurna,saat perhatiaan perhatiaan kecil itu menjelma menjadi candu rindu yang menancapkan getar getar bahagia.Tapi,bukankah prediksi manusia selalu terbatas? Aku tidak bisa terus menahan dan mengubah sesuatu yang mungkin memang harus terjadi.  Perpisahan harus terjadi untuk pertemuan awal yang pasti akan memunculkan perasaan bahagia itu lagi.

Tidak dipungkiri,dan aku tidak harus menyangkal diri ,bahwa selama rentan waktu tanpamu,aku merasa ada sesuatu yang hilang. Ketika pagi, kau menyapaku dengan lembutnya .Saat siang ,kamu sekedar mengingatkan untuk tidak terlambat makan. Saat sore,kamu menyapaku lagi,bercerita tentang hari harimu,lelahmu,dan bahagiamu pada hari itu. Saat malam,kamu menjerat pikiranku untuk berfokus pada suaramu yang mengalun lembut melewai lempengan-lempengan dingin handphoneku. Dan aku rindu,rindu semua hal yang bisa kita lalui hingga waktu terasa begitu cepat berlalu saat kita melaluinya bersama. 

Dan akhirnya perpisahan itu tiba,sesuatu yang selalu kita benci kedatanganya,tapi harus selalu kita lewati tanpa  kita tahu kapan itu akan terjadi.Dengan segala ketidaksiapan yang menggerogotiku ,aku harus tetap melepaskanmu. Kau temukan jalanmu,aku temukan jalanku. Kita bahagia dalam jalan kita masing-masing. Kamu berpegang pada prinsipmu,aku berpegang pada perasaanku. Kita berbeda dan memang tak harus jalan beriringan.

Semua berjalan dengan cepat.Sapa manjamu,tawa renyahmu,cerita lugumu dan segala hal yang membuat otakku penuh karenamu. Dan ,aku harus membuang dan menghapus itu semua dari memori otakku agar kamu tak lagi mengendap-endap masuk ke dalam hatiku. Lalu membuat kenangan itu menjadi nyata dan kembali menjadi realita.Mari mengiklaskan,setelah ini akan ada pertemuan yang lebih menggetarkan hatiku dan hatimu.Akan ada seseorang yang masuk ke dalam hidupmu dan hidupku.Dia akan menjadi alasan terbesar saat doa terucap lalu aku dan kamu menyisipkan namanya .Selamat menemukan jalanmu.

Percayalah bahwa perpisahan ini untuk membaikan hidupmu dan hidupku.Bahwa setelah perpisahan ini,akan ada rasa bahagia bertubi tubi yang mengecupmu dengan seringnya. Percayalah,bahwa pertemuan kita tidak sia-sia. Aku banyak belajar darimu dan aku berharap kau juga mengambil dari pertemuan singkat ini. Semua butuh proses dan waktu saat kamu harus kehilangan sesuatu yang terbiasa kau rasakan.baik baik ya....

Senin, 02 Juni 2014

Poto ini

Beberapa waktu yang lalu, sebuah foto yang menyentuh hati tersebar di internet. Foto itu menggambarkan seorang pria yang menggendong wanita lanjut usia dengan kain gendongan, seperti seorang ibu yang menggendong anaknya. Foto itu begitu mencuri perhatian dan banyak orang yang bertanya, siapa dia? Siapa yang digendongnya? Apa yang sedang mereka lakukan?

Foto tersebut rupanya adalah foto seorang pria yang sudah berusia 62 tahun dan bernama Ding Zhu Ji. Ia sedang berada di salah satu rumah sakit di China untuk mengantarkan ibunya. Sang ibu yang sudah berusia sangat tua, ringkih dan mengalami patah tulang, akhirnya digendong oleh Ding Zhu Ji ke rumah sakit. Ia melakukannya karena berpikir bahwa menggendong ibunya ke rumah sakit akan lebih cepat sampai dan dirinya tidak akan merasa terlalu lelah walau menggendong ke sana.

Pria ini sama sekali tak menduga bahwa apa yang ia lakukan akan mencuri perhatian banyak orang. Pemandangan yang begitu menyentuh ini kemudian diabadikan oleh seseorang dalam bentuk foto yang kini beredar luas di internet. Selain itu, CCTV rumah sakit juga sempat merekam momen di mana pria ini menggendong ibunya yang nampak seperti bayi.

Sang ibu saat ini sudah berusia 85 tahun, namun Ding Zhu Ji mengisahkan bahwa ia sangat berhutang budi pada ibunya. Saat masih mengandung Ding Zhu Ji usia 6 bulan, keduanya nyaris dilempar ke laut karena sang ibu tidak sengaja menghilangkan kartu identitas naik perahu bersama prajurit Taiwan. Banyak orang yang memohon agar ibu Ding Zhu Ji yang sedang mengandung itu tidak dilempar ke laut, hingga detik-detik menegangkan itu berubah melegakan karena ada orang yang menemukan kartu identitas mereka.

Ding Zhu Ji yang mendengar kisah itu dari ibunya menjadi semakin sayang pada wanita yang telah melahirkan dan membesarkannya tersebut. Meski merupakan anak sulung, dirinyalah yang paling dekat dengan sang ibu. Bahkan hingga setua ini pun, ia masih merawat sang ibu. Ding Zhu Ji juga merasa bersalah karena tak menjaga ibunya dengan baik sehingga mengalami patah kaki kiri. Ding Zhu Ji pernah sangat ingin membawa ibunya yang sudah menua dan mulai pikun untuk pulang dan menemui saudara di Tiongkok. Sayangnya sebelum itu sempat terjadi, sang ibu sudah kehilangan ingatannya dan hal itu membuatnya sangat menyesal.

Anda pasti pernah sejenak mengingat masa kecil Anda, kemudian membandingkannya dengan masa sekarang di mana Anda sudah dewasa dan bisa memilih serta memutuskan apa yang Anda inginkan. Masa kecil Anda dengan orang tua yang menimang dan menyayangi, sesekali memarahi dan membuat kita menangis atau kesal. Namun semua itu pada dasarnya adalah wujud kasih sayang orang tua yang ingin selalu bisa melindungi anaknya.

Lantas, sudah berbuat apakah kita pada orang tua? Bayangkan bila kita tua nanti. Kita bukan lagi sosok yang kuat dan bergairah seperti sekarang. Kita sudah menjadi sosok yang rapuh dan perlahan tapi pasti, usia akan memundurkan semua kemampuan kita. Kita akan kembali seperti bayi yang butuh pertolongan anak-anak kita.

Ding Zhu Ji adalah sebuah inspirasi nyata mengenai anak yang berbakti pada ibunya. Bagaimanapun orang tua kita sudah menua dan pikun, dahulunya mereka adalah orang yang selalu menuntun kita berjalan, mengajari kita bicara, tempat berlindung dan mencurahkan air mata, tempat bermanja yang tulus dan menyayangi kita. Berbaktilah pada orang tua. Lakukan apa yang bisa kita lakukan untuk membahagiakan mereka selagi kita masih bersama mereka.

Tunjukkan kehadiran Anda yang tersenyum tulus padanya. Maka tak ada yang lebih membahagiakan kedua orang tua Anda selain anak-anaknya yang masih mengingat dan menyayangi mereka.

Dikisahkan kembali kisah nyata ini, untuk bisa kita ambil hikmahnya bersama, semoga.

Jumat, 23 Mei 2014

Tulisan biasa

Aku akan terus mendoakan kebahagiaanmu, meskipun kebahagiaanmu tak lagi membutuhkan hadirku.

Berbicara di belakang, juga menjelek-jelekan seseorang; tak akan membuatmu terlihat lebih baik.

Perasaan sayang gak selalu didasari oleh status, begitu juga keseriusan dan kesetian. Status tak menjamin segalanya.

Luka lebih membekas daripada perasaan bahagia. Makanya, lebih sering teringat.

Karena yang hilang dan pergi pasti akan selalu dirindukan, semenyakitkan apapun yang terjadi di masa lalu.

Saya mencoba menjadi setegar-tegarnya diri saya, tapi mengenai berakhirnya kita; saya tak mampu lagi berbohong.Karena percuma mempertahankan tapi kedua individu yang memperjuangkan malah kesakitan.

Kode adalah membuat makna dalam pikiran orang lain. Membuat kamu paham, ada perasaan yang harus kamu mengerti.

Dan, dia yang begitu rajin mencibir dan mengurusi hidupmu adalah dia yang tahu bahwa hidupnya tak semenarik hidupmu.

Suatu tanggal menyimpan memorinya masing-masing, suatu tanggal berisi kenangannya tersendiriBiarkan Tuhan menyimpan semuanya, sampai kita benar-benar dewasa dan siap untuk mengetahuinya.

Tuhan bukan pesulap yang memperkaya kita tanpa perlu berusaha!

Bercerminlah sedikit kalau kamu tidak mau bercermin terlalu banyak, supaya kamu tahu bahwa hidupmu pun tidak selalu benar.

Saat memberi, yang kita berikan justru akan abadi. Tidak akan berkurang.

Kesalahan itu wajar , karena "Orang yang tidak pernah salah adalah orang yang tidak pernah mencoba sesuatu yang baru" :)

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti o:)

Hal yang pertama kali ingin kusentuh jika bertemu denganmu: hatimu.

Sesingkat dan sesederhana itu.Tuhan, katakan kalau pertemuan ini hanya KEBETULAN, sehingga aku tak harus berharap terlalu banyak.

Engkau lupakan aku, semua usahaku, semua peristiwa kita, semua kebersamaan kita.Seperti lilin yang rela membakar tubuhnya untuk menerangi, seperti aku yang rela mencintai kamu walau terus disakiti.

Karena begitu saja kau renggut hatiku, juga dengan begitu saja kau abaikan perasaanku.

Malaikat tak perlu cantik, apalagi tampan. Karena dia akan tetap terlihat memesona, dalam tampang sederhana.

Ada saatnya lengan kita saling bertemu, ada saatnya peristiwa bernama pelukan itu akan terlaksana, sesederhana itu :)

Menyakitkan itu sederhana, ketika aku sibuk menatapmu dan memerhatikanmu. Tapi, kausibuk dengan duniamu.Ada masanya, ada saatnya, kamu akan merasa ada yang hilang ketika aku hilang. Mungkin bukan sekarang, tapi nanti.

Tulisan sehari hari yang seringkali terjadi di kehidupan kita.

Hanya sebuah Tulisan


Pernah merasakan rindu? Ya, hari ini rasanya aku sangat merindukan seseorang.Dia adalah seseorang yang pernah melewati banyak fase bersamaku selama hampir setahun ini. Aku tidak pernah tahu dari mana ceritanya bermula sehingga kami bisa sedekat ini. Dan aku pun tidak pernah tahu bagaimana bisa aku menyayanginya tanpa pernah bisa melupakan ,meskipun dalam keadaan hambar tanpa sapa,lenyap seperti orang yang tak pernah saling mengenal.

Pernah merasakan rasa buah yang manis yang paling kau suka? Ketika buah itu tidak ada lagi kau makan untuk jangka waktu yang lama,setiap membayangkan buah itu tentu tetaplah menjadi sebuah hal yang mustahil jika melupakan rasa manis buah tersebut bukan? Ya,demikianlah yang aku rasakan setiap aku mengingat dia.Meski aku lama bersapa,meski aku lama tak melihatnya namun aku tak pernah melupakan semua fase fase persahabatan kita.
Meski kami pernah mengalami cerita yang akan membuatmu bersikap lebih bijak dengan berusaha tidak mengulanginya lagi,tapi setiap mengingat dirinya hanya rasa manis cerita persahabatan kita yang terecap di otak dan relung hatiku.

sahabatku,aku mencintaimu karena Allah,dan aku besyukur karena Allah telah memberikan rasa cinta itu.Rasa cinta yang merahmati ukhuwah silaturahmi.Tak pernah hentinya aku besyukur pernah memiliki sahabat sepertimu,Yang selalu ada buat aku,mengingatkan aku dalam kebaikan dan kesabaran.
Sahabatku ,terimakasih atas segala kebaikan yang selalu engkau berikan kepadaku,rasa sayangmu yang sungguh sampai kedalam hatiku,kau lebih dari sekedar sahabatku,meskipun sekarang kau tak pernah lagi mau bersapa ucap.
Sahabatku,terimakasih atas pengertianmu akan keterbatasan diriku.Tahukah engkau sahabatku? Betapa aku rapuh nya tanpa kamu lagi disisiku,yang selalu mensuport ku, aku sungguh kehilangan sosok manjamu,yang selalu merengek rengek seperti bocah tapi itu sungguh pemanis sendiri buat persahabatan kita dulu.
Sahabatku,dari sekian banyak kebaikan yang kau berikan ,maafkalah aku ,Maafkan aku karena tak bisa menjadi seperti apa yang kamu mau,maafkan aku dengan segala keegosianku ,maafkan aku belum bisa jadi penguatmu,layaknya kamu jadi penguatku.
Sahabatku, aku ingin sekali berusaha menjad semua saranmu,aku tau aku paham kamu begitu tak rela tiap menyeka ribuan air mata ku. Meski kamu tak pernah berucap aku mersakan dari semua pelukanmu,matamu.
Sahabatku,terimakasih buat persahabatan kita.
Tak terhalang tanpa bersapa atau bercerita ria kamu tetap sahabatku,





Sampah dan emasnya Cerita hidupku



Rasanya semua terjadi begitu cepat,kita berkenalan lalu tiba-tiba merasakan perasaan aneh.Setiap hari rasnaya berbeda dan tak lagi sama.Kamu hadir membawa banyak perubahan dalam hari-hariku.Hitam dan putih menjadi lebih berwarna ketika sosokmu hadir mengisi ruang ruang tak berpenghuni di hatiku.Tak ada percakapan yang biasa,seakan -akan semua terasa begitu ajaib dan luar biasa.Entahlah,perasaan ini bertumbuh melebihi batas yang kutahu.

Aku menjadi takut kehilangan kamu.Siksaan datang bertubi-tubi ketika tubuhmu tak berada di sampingku.Kamu seperti mengendalikan otak dan hatiku,ada sebab yang tak kumengerti sedikitpun.Aku sulit jauh darimu ,aku membutuhkanmu seperti aku membutuhkan udara.Nafasku akan tercekat jika sosokmu hilang dari pandangan mata.Salahkah jika kamu selalu kunomorsatukan?

Tapi entah mengapa sikapmu tidak seperti sikapku.Perhatianmu tak sedalam perhatianku.Tatapan matamu tak setajam tatapan mataku.Adakah kesalahan di antara aku dan kamu? Apakah kamu tak merasakan sama seperi yang ku rasakan?

Kamu mungkin belum terlalu paham dengan perasaanku.Karena kamu memang tak pernah sibuk memikirkanku.Berdosakah jika aku seringkali menjatuhkan air mata untukmu? Aku selalu kehilangan kamu,dan kamu juga selalu pergi tanpa meminta izin.Meminta izin?memang nya aku siapa? Kekasihmu? Bodoh !tolol! Hadir dalam mimpi mu pun aku sudah bersyukur ,apalagi bisa jadi milikmu seutuhnya .Mungkinkah? Bisakah? hahah aku cuma bisa tersenyum dalam tangisku ,tiap mengingat hal hal totol yang sering aku lakukan karenamu.

Begitu sering kamu acuhkan aku,membohongiku,berkali kalipun aku masih disini menunggu mu,menjadi tempat meletakan segala risau dukamu.Lihatlah aku yang hanya bisa terdiam dan membisu .Pandanglah aku yang begitu mencintaimu,dengan begitu tulus namun kamu hempaskan dengan begitu bulus.Seberapa tidak pentingkah aku? Apakah aku hanyalah persimpangan jalan yang selalu kau abaikan,juga kau tinggalkan,sebagai tempat persinggahan sementaramu.

Apakah aku tak berharga dimatamu?Apakah aku hanyalah boneka yang selalu ikut aturanmu? Dimana letak hatimu ?Aku tak bisa bicara banyak,juga tak ingin mengutarakan semua yang terlanjur terjadi.Aku tak berhak berbicara tentang cinta,jika kau terus tulikan telinga.Aku tak mungin bisa berkata rindu,jika berkali-kali kau ciptakan jarak yang semakin menjauh.Aku tak bisa apa-apa selain memandangimudan membawa namamu dalam percakapan panjangku dengan Tuhan.

Sadarkah jemarimu selalu lukai hatiku? Ingatkah perkataanmu selalu menghancurkan mimpi-mimpiku? Apakah aku tak pantas bahagia bersamamu? Terlalu banyak pertanyaan .Aku muak sendiri.Aku mencintaimu yang belum tentu mencintaiku.Aku mengagumimu yang belum tentu paham dengan rasa kagumku.

Aku bukan siapa -siapa di matamu,dan tak akan pernah menjadi siapa-siapa. Sebenarnya ,aku juga tak ingin tahu,dimanakah kau letakan hatiku yang selama ini kuberikan padamu.Tapi,kamu pasti enggan menjawab dan tak mau tau soal rasa penasaranku. Siapakah seseorang yang telah beruntung karena memiliki hatimu ?

Mungkin ,,semua memang salahku. Yang menganggap semuanya berubah sesuai keinginanku. Yang bermimpi bisa menjadikanmu lebih dari sekedar teman. Salahkah jika perasaanku bertumbuh melebihi batas kewajaran? Aku mencintaimu tidak hanya sebagai temanku,tapi juga sebagai seseorang yang begitu bernilai dalam hidupku.

Namun semua jauh dari yang aku harapkan selam ini. Mungkin memang aku yang terlalu berharap banyak. Akulah yang tak menyadari posisiku dan tak menyadari letakmu yang sungguh jauh dari genggaman jemariku.Akulah yang bodoh .Akulah yang bersalah.

Tenanglah,tak perlu memerhatikanku lagi.Aku terbiasa tersakiti,terutama jika sebabnya kamu.Tak perlu basa basi lagi aku bisa sendiri. Dan kamu pasti tak sadar jika aku sedang berbohong,jika aku bisa begitu mudah melupakanmu.
Menjauhlah.
Aku ingin deket-deket dengan kesepian saja,disana luka ku terobati,disana tak kutemui lagi orang sepertimu,yang berganti ganti topeng dengan mudahnya ,yang berkata sayang dengan mudahnya yang begitu mudah pergi tanpa janji kembali.


Dari seseorang yang selalu berkata "maaf",ketika kau marah karena aku melakukan hal hal gila karenamu.Dari wanita yang kehabisan cara membuktikan rasa cintanya. 

Kamis, 22 Mei 2014

Moment

Hari itu minggu tanggal 20 april 2014.
Hari di mana panitia konser amal mengadakan konser amal akbar perdana.Sekaligus perigatan hari Ibu kita kartini indonesia.Acara yang di rilis sangat menarik dan greget tentunya.bagaimana tidak,konser amal sendiri di hadiri oleh berbagai band TKA Sepenjuru taiwan,25 peserta wanita cantik dan berani tampil lengak lengok memamerkan sosok siapa ibu kartini.belum lagi berbagai segudang hiburan lainya,yang gak kalah menariknya berbagai hiburan telah di susun matang.Dengan dipandu MC gokil semakin renyah acara minggu itu.
Gelap,saat ini cuaca kurang bersahabat.Gerimis bahkan sempat jiga hujan deras,tapi itu bukan alasan kegagalan konser perdana it.acara sukses dan memberi banyak kepuasaan bagi para peserta ataupun penonton.

Kamu penyebab semua tangisku,yang dulu aku sering sebut 'KAMU MALAIKATKU"

aku menamaimu Kambing.Nama yang katamu sungguh tidak sopan.Aku hanya senyum senyum kecil saat kamu protes sama panggilanku.
Hari ini aku sampai pada tahap ini.Posisi yang sebenarnya tak pernah aku aku bayangkan.Aku terhempas begitu jauh dan jatuh terlalu dalam.Ku kira langkahku sudah benar,kupikir anggapanku adalah segalanya Aku salah,menyerah adalah jawaban yang kupilih.Meskipun sebenarnya aku masih ingin MEMPERJUANGKAN kamu.
Aku terpaksa berhenti karena tugasku untuk mencintaimu kini telah terhenti,kamu yang membuatnya berhenti begitu saja.Hari hariku tiba kosong dan berbeda.Mungkin ini berlebihan,tentu saja kau pikir ini berlebihan karena kamu tak ada dalam posisiku.Kamu tak merasakan sesaknya jadi aku.Jika aku punya kemampuan
membaca matamu,dan mengerti isi otakmu,mungkin aku tak akan mempertahanmu sejauh ini .Jika aku cukup cerdas menilai bahwa perhatianmu bukanlah hal yang terlalu spesial ,mungkin sudah dari dulu kita tak saling mengenal.Aku terburu buru mengartikan segala perhatianmu dan ucapanmu adalah wujud terselebung dari cinta.Bukankah ketika jatuh cinta,setiap orang selalu menganggap segala hal yang biasa terasa begitu spesial dan manis?Aku pernah merasakan fase itu.Aku juga manusia biasa,kuharap kamu memahami dan menyadari .Aku berhak merasa bahagia saat kamu meresponku ,aku boleh tersenyum karena detak jantungku tak beraturan ketika kamu memberi ciuman di bibirku.
Aku mencintaimu,sungguh aku mencintaimu.Mengetahui kau tak mencintaiku adalah hal paling sulit yang bisa ku mengerti.Aku masih belum mengerti ,aku masih bertanya tanya apa lagi yang harus aku korbankan.Mengapa semua berakhir seperti ini?Aku sudah berusaha semampuku menjunjung tinggi kamu sebisaku,tapi lagi lagi aku gagal mendapat secuil  cintamu.Tatapanmu dingin,sikapmu dingin,dan aku gak bisa menuntut lebih selain jadi temanmu,aku hanya temanmu,temanmu,temanmu dan aku hanya sebatas temanmu.
Jika kau ingin tau,aku kesesakan dalam keadaan ini ,keadaan menyedihkan ini. Aku terkatung katung sendirian,meminum asam dan garam ,bahkan aku jadikan cemilan.Membiarkan kamu meneguk hal hal manis,begitu banyak yang aku lakukan ,mengapa matamu masih belum terbuka dan hatimu masih saja tertutup rapi tanpa ada tanda tanda mempersilahkan aku singgah.
Jika dari awal aku tak mengenalmu,mungkin aku tak akan tahu rasanya meluruhkan air mata di pipi tiap malam menjelang pagi.Iya aku bodoh ,semoga kamu puas .
Semua berlalu dan memang semua harus begini .Ini bukan akhir yang aku pilih,seandainya aku bisa memilih cerita akhir ini,aku hanya ingin mendekapmu,sehingga kau tau disini aku bergetar ketika memohon Tuhan membuka hatimu.
Aku menulis ini ketika mataku tak kuat lagi menangis,aku menulis ini ketika mulutku tak mampu lagi berkeluh.Aku mengingatmu sebagai sosok yang pernah memberi bahagia tiada tara.Sosok yang pernah hadir mesti tak benar benar tinggal.Seandainya kau tau perasaanku dan bisa membaca serta merasakan bagaimana jika kau jadi aku,dan bisa membaca keajaiban keajaiban dalam perjuanganku,mungkin kamu akan berbalik arah dan menjadikan aku sebagai tujuanmu.
Tapi aku hanya persinggahan ,tempatmu,meletakan segala kecemasan lalu pergi tanpa janji untuk pulang.
Semoga aku segera merelakan dan mengiklasanmu,karena jika kau tau kamu adalah penyebab segala tangis sedih dan segala macam lara padaku.


dari gadis gila yang tolol karenamu,
gadis yang katamu terlalu baik dan pantas bahagia,, 

Tapi kamu selalu bilang bahagiaku bukan sama kamu .