Kamis, 24 Juli 2014

Tertatih

Hari hari setelah hari itu tak bisa lagi ku nikmati.Kenangan paling buruk itu menghancurkan semua rasa indah hidupku.
Bukan hanya kesakitan fisik,kesakitan batin lebih lebih memutuskan rongga rongga kebahagiaan. Aku berhenti disitu dengan semua rasa yang tak bisa aku jabarkan satu persatu.

Ini kenangan yang paling buruk sepanjang usiaku.Kenangan paling menyiksa batin,menguras air mata hingga memaksa mata tak bisa memejamkan mata dengan nyenyak sedikitpun.
Sendirian,aku melewati nya.Tak ada yang tau bagaimana rasanya,tak ada pula yang paham bagaimana beratnya.Semua memang terasa begitu berat saat aku harus menanggung nya sendirian.
Merasakan ink sendirian bukan tanpa alasan,tapi karena aku benar benar paham.Orang yang paling deket pun tak pernah peduli seperti apa rasanya jadi aku.Setau nya mungkin ini adalah hal biasa, yang tak perlu mendrama kanya.Iya sangat biasa buat yang tidak menjalaninya,tapi buat aku? Bukan hanya berat,ini lebih berat dari sekedar yang kita lihat dan kamu rasa itu.
Sekarang, cuma butuh waktu buat menyembuhkan segala ketakutan itu.Entah butuh berapa lama, aku pun sendiri tak tau.
Atau aku hanya berdiam disini menunggu ,semua berlalu begitu saja.
Tapi aku manusia yang punya otak,tak akan pernah bisa lupa kecuali hilang ingatan.

Zzzzzzzzzzz

Selasa, 22 Juli 2014

Kalau kamu jenuh

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan hubungan ini, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku masih menginginkan hubungan ini terus berlanjut ke jenjang yang lebih serius. Namun terkadang aku masih merasa ragu dan butuh diyakinkan olehmu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan sms-sms yang masuk ke inbox hpmu, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku masih mengharapkan kamu memberi kabar, mengatakan bahwa kamu baik-baik saja, atau sekedar mengucapkan “I love you” kepadaku.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan teleponku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu ingin mendengarkan suaramu, sekedar ditemani ngobrol, atau sekedar memberitahu keberadaanmu dan memastikan semua “perintah”ku akan kamu laksanakan.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan nasihat-nasihat dariku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku bukannya sok tahu dan sok menggurui, aku hanya ingin kamu berubah lebih baik, lebih peduli dengan masa depan kamu, dan bisa mewujudkan impian kamu, keluarga kamu, dan impian kita.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan omonganku yang itu-itu saja, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku bukannya sudah pikun, aku hanya ingin kamu melakukan apa yang perlu kamu lakukan atau menepati apa yang telah kamu janjikan.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan perhatian-perhatian yang aku berikan, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu berusaha membuat kamu merasa nyaman dan selalu ada untuk kamu.

Saat kamu mulai merasa jenuh mendengar leluconku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu berusaha membuatmu tertawa di tengah masalah yang tengah kamu alami.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan omelan dan caraku memprotes sikapmu, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku berusaha untuk selalu sabar menghadapi semuanya, meski terkadang aku kehilangan kesabaran dan bersikap diluar kontrolku.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan caraku mencintaimu, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu berusaha membuat kamu jatuh cinta kepadaku, meski terkadang aku menjengkelkan, namun mengertilah aku selalu berusaha membuatmu nyaman ketika bersamaku.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan tuntutan-tuntutanku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku menuntut bukan tanpa alasan, mungkin kamu pernah menjanjikan sesuatu dan ternyata tidak kamu tepati. Bukan untukku, tapi lebih untukmu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan sikapku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu punya alasan jelas kenapa aku bersikap seperti itu. Mengertilah, mungkin saat itu ada yang tidak aku suka dari caramu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan cerita-ceritaku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu berharap kamu juga melakukan hal yang sama, bercerita tentang hari-harimu, tentangmu dan masalah-masalahmu dan berharap bisa meringankan bebanmu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan keluhanku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku berusaha menelan semuanya sendiri dan tidak melibatkan kamu dalam masalahku, namun terkadang aku butuh tempat untuk berbagi dan akhirnya melibatkan kamu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan tingkah manjaku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu ingin disayangi dan diperhatikan olehmu.

Saat kamu mulai merasa jenuh dengan diamku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku mulai merasa lelah dan ingin kamu datang menguatkanku.

Dan saat kamu mulai merasa jenuh dengan semua tentangku, aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku selalu berusaha memperbaiki semuanya dan berharap semua akan baik-baik saja.

Sabtu, 19 Juli 2014

Aku dan kebosananku

Saat ini hidupku sama membosankannya seperti warna abu-abu. Oke, aku tidak bermaksud ingin menjelekkan salah satu warna, karena toh bagaimanapun juga abu-abu salah satu warna yang mendominasi lemari bajuku selain warna coklat tua.

Bukan seperti itu. Saat ini aku hanya sedang bertanya-tanya mengapa aku merasa bosan dengan apapun yang kulakukan. Kau tahu kan, bahkan menonton film dan membaca buku saat ini terasa salah, seolah tidak ada yang bisa membuatku bersemangat dan bergembira. Oke, aku sedang tidak ingin mengeluh atau bagaimana (meskipun menulis ini dapat dikategorikan sebagai salah satu cara mengeluh yang paling sempurna), kau tahu kan, aku hanya ingin sedikit bercerita. Bahkan saat menulis ini, perasaan gembira yang biasanya aku dapatkan saat aku menulis sudah hilang. Lenyap begitu saja. Rasanya menulis saat ini bahkan telah berubah menjadi semacam keharusan alih-alih sebagai salah satu bentuk penghiburan dan sumber kebahagiaanku.

Aku hanya tidak tahu apa yang sedang terjadi pada diriku, karena sejujurnya, saat ini aku bahkan tidak memiliki keinginan apa-apa, kecuali keinginan yang melibatkan banyak waktu dan uang, pulang ke indonesia  misalnya. Tapi untuk saat ini pulang ke indonesia atau ke mana saja rasanya sama mustahilnya seperti memakan kertas. Bagiku setiap hari rasanya hanya semacam kumpulan waktu yang berdetik dan tidak bernada.

Kurasa saat ini aku hanya sedang kehilangan sebuah alasan dan tujuan, kendati jika dipikir-pikir lagi, kehilangan sebuah alasan juga merupakan salah satu alasan dan pembenaran. Kau tahu kan, kurasa aku hanya membutuhkan semacam “kejutan” yang tidak bisa terduga kapan dan di mana serta bagaimana bentuk kejutan tersebut.

Jadi yah, pada akhirnya aku selalu sampai pada kesimpulan seperti ini : ” dear life, why don’t you give me something exciting and unpredictable ? “

 

Jumat, 18 Juli 2014

TERIMAKASIH UNTUK 6BULAN INI


Aku kadang merasa sulit mengatakan apa yang aku rasakan, tetapi aku berharap kita tidak akan pernah membiarkan apapun yang sudah kita miliki bersama ini sirna. Tak peduli apakah kita terpisah ribuan mil ataupun hanya sejengkal. "Sebab kau telah meninggalkan jejakmu di hatiku.."
 
Hari-hari yang sedang kita lalui ini untuk beberapa saat ini, mungkin akan kita jalani dalam waktu yang cukup lama dengan jarak yang terpisah. Namun, ikatan hati yang teruji dan sejati itu langka !!
 
Dan ikatan hati denganmu ini adalah suatu ikatan hati yang ingin kujaga dengan segenap hati. Ikatan khusus kita ini adalah jenis ikatan yang istimewa, yang membebaskan kita membicarakan dan saling memberi tahu apapun. Kita banyak melakukan hal bersama, kita selalu mengumpulkan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan kita dan menaruhnya di dalam hati kita masing-masing.
 
Kita memiliki banyak kenangan bersama, beberapa di antaranya menyedihkan, namun banyak pula yang menggembirakan. "Kita telah membuka tempat-tempat istimewa dalam hati kita, di mana yang boleh datang hanya kau dan aku.."
 
Ikatan hati kita ini tidak terjadi begitu saja, kita membangunnya dari waktu ke waktu, hari demi hari, dengan pengertian, pengorbanan, air mata, dan kasih..
 
Aku tidak pernah ingin membiarkan kita saling menjauh.. Mungkin kita tengah menjalani arah yang berbeda, tetapi itu tidak akan mengubah ikatan yang telah kita miliki dan apa-apa yang ada di hati kita..
 
Walau ada jarak yang nyata di antara kita, namun ada suatu tempat dalam diriku, di mana pikiran-pikiran tentang dirimu serta hal-hal yang sudah kita lalui bersama tetap tersimpan hangat dan aman.. "Karena pada saat-saat kita terpisah, aku ingin agar kau menyimpanku
dalam hati dan pikiranmu.."
 
Kau telah memenuhi hati dan pikiranku dengan kenangan yang cukup banyak untuk kusimpan. Kehadiranmu adalah sukacita yang istimewa, dan aku ingin kau tahu bahwa untuk semua yang telah kita lalui bersama, semua kebersamaan, saat-saat serius dan konyol, aku sangat menghargaimu..
 
"Kehadiranmu adalah sinar mentari di kala mendung.., pengertian dan kasih sayangmu memberiku kekuatan"
 
Moment-moment indah yang sudah pernah kita lalui bersama, adalah sesuatu yang memenuhi hati kita dan selalu akan menjadi bagian berharga untuk dikenang..
Hmmm.., sepercik pertengkaran pada saat-saat tertentu dan tawa yang melimpah..!!
 
"Hari ketika kau dan aku 'bertemu', akan selalu ada dalam hatiku.." Walau perjalanan hidup kita tengah membuat kita terpisah jauh dan harus melewati jalan yang berbeda, ketika kehidupanmu berubah, kehidupanku pun berubah. Tapi aku yakin, kesediaan kita untuk mendukung dan menerima aspek-aspek yang berubah dalam hidup kita masing-masing ini, akan senantiasa memperkuat ikatan khusus kita.
 
Apapun kehidupan kita nantinya, ingatlah selalu bahwa, tidak akan pernah ada hari di mana aku tidak memikirkanmu, berdoa buatmu, dan mengirimkan kasihku untukmu.. "Kau telah menolongku melewati saat-saat sulit.. "Terima Kasih" saja, mungkin tidaklah cukup untuk mengungkapkan penghargaanku atas semua kebaikanmu selama ini.."
 
 
Terima kasih karena kau telah ada untukku untuk melewati saat-saat indah
dengan perkataan-perkataan manis dan perhatian yang tulus.. Terima kasih karena kehadiranmu dalam hidupku telah membuat dunia ini menjadi kediaman yang lebih indah.. Terima kasih karena kau telah menjadi dirimu sendiri.. Terima kasih untuk telinga yang bersimpati dan perhatian yang tak terpecah..
 
Terima kasih karena kau telah menunjukkan sisi yang lebih cerah dalam hidupku, dan berupaya membantuku ke arah yang lebih baik.., Terima kasih karena melalui engkau aku telah banyak belajar dan mengetahui tentang banyak hal.., Terima kasih atas waktu yang kau berikan.., Waktu yang tidak pernah berhenti untuk mengutamakan kepentinganku,
Waktu untuk mendengarkan masalah-masalahku dan membantuku untuk menemukan solusinya..
 
Kita telah melakukan yang terbaik untuk membawa harapan kita di masa yang akan datang. Kita selalu saling terbuka dan tak peduli apapun, kita selalu membiarkan satu sama lain tahu bahwa kita benar-benar saling mengasihi dan peduli satu sama lain. "Bagiku semua sangat berarti.. "
 
Bersamamu aku tidak perlu berpura-pura untuk menjadi seseorang yang bukan diriku. Kau bisa menerima aku apa adanya dan apa yang aku tampilkan. Bersama, kita bisa menertawakan segala sesuatu dan menangis tanpa malu..
 
Aku bisa bicara padamu dengan begitu mudahnya, aku bisa mempercayaimu
dengan pikiran-pikiran yang terdalam.. Aku bisa tertawa bersamamu pada saat-saat penuh gejolak juga sudah bisa menertawakan diriku sendiri.. "Dan, bersamamu aku sudah bisa belajar berdamai dengan hati.., juga waktu.."
 
Terima kasih atas seluruh moment yang kita lalui bersama, moment yang penuh dengan berbagai perasaan, pikiran, impian dan harapan.., rahasia, tawa serta airmata..
Setiap detik yang berharga akan selalu ku simpan dalam hati.. "Saat-saat 'kebersamaan' kita adalah harta yang berharga dalam hatiku.."
 
Aku mengharapkan kasih, tawa dan semua hal yang terindah dalam kehidupanmu.., dan lebih banyak adalah segala sesuatunya yang membuatmu bahagia.. Semoga masa depan akan membawa sukacita dan kesuksesan untuk kita berdua dalam melewati saat-saat bahagia maupun masa-masa sulit yang terbentang. Dan, semoga kebahagiaan yang tak terukur dan kasih sayang yang tanpa akhir selalu bersamamu..
 
"Tak ada sesuatu yang biasa dilakukan bila tanpa cinta, pengertian, juga kasih sayang.., 'kebersamaan' kita ini sungguh luar biasa.. "

Terima kasih walau kamu pernah membiarkan aku melewati masa paling sulit dan paling menakutkan sendiri.. aku tetap menyimpan indah kamu di hatiku..Tersimpan rapi dan tak terganti.

Yoyon wahyudi

Minggu, 13 Juli 2014

Lelakiku

kau yang selalu dihati,selalu bersemi di dalam jiwaku.Kau takkan ku lupa dalam hidupku untuk selamanya.
Ini bulan kesekian kalinya,kamu mendampingiku.Bersama seluruh kesabaranmu,kamu menghadapi segala tingkah konyolku.
Aku,adalah wanita yang pernah mempunya hati yang hancur remuk tak berbentuk.Waktu itu,aku masih sangat ingat sekali.Kamu mulai mendekatiku,kamu sering mengirim pesan pesan singkat via aplikasi linemu.
Sampai suatu hari,kita berkomitmen buat saling menitipkan hati.Waktu itu,aku sama sekali tak menaruh rasa apapun,yang aku rasa kamu selalu ada buat aku.Dan aku sangat paham waktu itu cuma kehadiran seseorang yang mencintaiku dan bersedia melakukan apapun untukku yang aku aku butuhkan,
Kamu menjelma menjadi laki laki sempurna,Kamu selalu ada buat aku.
Tak cukup sampai disitu,setelah setiap menit waktumu di habiskan untukku,aku masih saja acuh tak menaruh rasa apapun ,ada sedikit sayang tapi belum merasa cinta,konyol sekali tapi itu benar benar nyata.
Entah,kapan semua berubah.Aku mulai memikirkan setiap menjelang tidur,aku mulai inget senyum tipis mu saat melamun,aku... aku mulai merasa rindu saat kamu sedang tidak mengabariku.Aku ,mulai cemburu saat kamu tak mengubrisku.Aku merasakan perasaan yang berbeda kala itu.Dari yang acuh tak acuh,dari yang cuek tak peduli.Berubah menjadi aku yang membutuhkanmu.
Semua sikap sabarmu alasan terkuat buatku untuk segera merubah sikapku,
Aku merasa takut kehilanganmu.
Kamu yang begitu sederhana ,kamu yang bukan cetakan pabrik yang begitu sempurna,tapi kamu memberikan waktu yang sangat berarti. 
Hingga hari ini,aku dan kamu yang sudah menjadi kita.Akan selalu bersama seiring komitmen kita.
Laki lakiku,aku ingin kamu tau,seberapa besar hari ini aku mencintaiku,sejak saat itu aku mempunya rasa yang berbeda hingga detik ini semuanya masih sama tanpa berkurang tapi semakin bertambah rasa cintaku,aku sangat ingin sekali kamu selalu mencintaiku,
Laki lakiku,tolong maklumi sikap sikap konyolku yang kadang masih selalu hadir ditengah tengah kita,itu karena aku begitu takut,takut kamu pergi berpaling dariku,
Laki laki ku,,,demi hari ini aku berjanji,aku akan selalu ada di buat kamu,buat kita buat impian kita,buat semua agenda agenda manis kita yang sudah kita catat di diare kita.
laki lakiku berjanjilah selalu disini ,memberi cinta membasuh air mata,, menyebarkan rasa nyaman sepanjang menit ,,,
aku mencintaimu laki lakiku..

Kamis, 03 Juli 2014

Merangkak sendiri,dengan sisa kepingan hati yang aku punya.

Berkali kali aku cubit cubit tanganku,aku pastikan ini semua bukan mimpi.
Iya, bener sekali ini bukan mimpi.Tadi sore  aku merasakan tubuhku lemah lunglai tak berenergi,aku masih hidup,aku juga masih nafas tapi seketika aku hampir sama seperti orang bloon,tak berotak.
Kabar buruk itu adalah mimpi buruk yang selama ini aku takutkan,hari ini ketakutanku terjawab semua.Hatiku kala itu remuk tak tersisa.Ada sedikit keinginan menyakinkan diriku,bahwa apa yang baru saja aku dengar hanyalah kebohongan.namun,lagi lagi aku tak sanggup ,aku tau apa yang aku takutkan benar benar menjadi kenyataan.

Rasa kesal,nyesal,marah. Seakan akan menjadi kolak campur saat buka puasa tadi.Namun,kepada siapa aku marah?
Kepada dia yang masih kokoh kuat menyakinkan bahwa dirinya bukanlah tipe lyrer.Marah kepada aku?Yang begitu tololnnya,atau aku harus marah sama keadaan.Semua tak kutemui jawabanya.
Hanya sesak kesal dan sering kali isak tangisku sendiri begitu nyaring terdengar di telinga.

Aku hancur,bahkan hati yang belum sempat utuh tiba tiba terjatuh lagi.
Aku berdiri, merangkak,mencoba kuat mengambil kepingan kepingan hati,ingin sekali aku satukan aku pengen melihatnya utuh.
Namun,aku gagal aku menyaksikan sendiri hatiku benar benar hancur tak berbentuk,tak terarah. Aku berantakan.