![]() |
| Add caption |
Aku masih merasakan udara yang sama.Masih berdiam di tempat yang sama.Tapi yang kurasakan tak lagi sama,kesunyian ini bernama Tanpamu.
Sebenarnya ,aku tak ingin semua ini berakhir.Saat semua terancang dengan hebat dan sempurna,saat perhatiaan perhatiaan kecil itu menjelma menjadi candu rindu yang menancapkan getar getar bahagia.Tapi,bukankah prediksi manusia selalu terbatas? Aku tidak bisa terus menahan dan mengubah sesuatu yang mungkin memang harus terjadi. Perpisahan harus terjadi untuk pertemuan awal yang pasti akan memunculkan perasaan bahagia itu lagi.
Tidak dipungkiri,dan aku tidak harus menyangkal diri ,bahwa selama rentan waktu tanpamu,aku merasa ada sesuatu yang hilang. Ketika pagi, kau menyapaku dengan lembutnya .Saat siang ,kamu sekedar mengingatkan untuk tidak terlambat makan. Saat sore,kamu menyapaku lagi,bercerita tentang hari harimu,lelahmu,dan bahagiamu pada hari itu. Saat malam,kamu menjerat pikiranku untuk berfokus pada suaramu yang mengalun lembut melewai lempengan-lempengan dingin handphoneku. Dan aku rindu,rindu semua hal yang bisa kita lalui hingga waktu terasa begitu cepat berlalu saat kita melaluinya bersama.
Dan akhirnya perpisahan itu tiba,sesuatu yang selalu kita benci kedatanganya,tapi harus selalu kita lewati tanpa kita tahu kapan itu akan terjadi.Dengan segala ketidaksiapan yang menggerogotiku ,aku harus tetap melepaskanmu. Kau temukan jalanmu,aku temukan jalanku. Kita bahagia dalam jalan kita masing-masing. Kamu berpegang pada prinsipmu,aku berpegang pada perasaanku. Kita berbeda dan memang tak harus jalan beriringan.
Semua berjalan dengan cepat.Sapa manjamu,tawa renyahmu,cerita lugumu dan segala hal yang membuat otakku penuh karenamu. Dan ,aku harus membuang dan menghapus itu semua dari memori otakku agar kamu tak lagi mengendap-endap masuk ke dalam hatiku. Lalu membuat kenangan itu menjadi nyata dan kembali menjadi realita.Mari mengiklaskan,setelah ini akan ada pertemuan yang lebih menggetarkan hatiku dan hatimu.Akan ada seseorang yang masuk ke dalam hidupmu dan hidupku.Dia akan menjadi alasan terbesar saat doa terucap lalu aku dan kamu menyisipkan namanya .Selamat menemukan jalanmu.
Percayalah bahwa perpisahan ini untuk membaikan hidupmu dan hidupku.Bahwa setelah perpisahan ini,akan ada rasa bahagia bertubi tubi yang mengecupmu dengan seringnya. Percayalah,bahwa pertemuan kita tidak sia-sia. Aku banyak belajar darimu dan aku berharap kau juga mengambil dari pertemuan singkat ini. Semua butuh proses dan waktu saat kamu harus kehilangan sesuatu yang terbiasa kau rasakan.baik baik ya....

:-)
BalasHapusuluh uluh langsung cemburu :-* ki kebahagian baruku :)
BalasHapus