Kamis, 08 Januari 2015

Untuk ayah dan ibu

Kepada

Yang Tercinta, Ayah dan Ibu.

Ketika aku masih balita , kalian selalu memahami dan memiliki kesabaran untukku.Suatu ketika aku memecahkan piring, atau menumpahkan sup di atas meja, karena aku belum bisa berjalan dengan baik. Maaf, karena aku telah membuat kalian kesal.Karena waktu aku kecil, aku bodoh, tidak mengerti apa-apa yang kalian katakan

Ketika aku beranjak remaja, tingkahlakuku semakin buruk. Aku tidak bisa mendengar apa yang kalian katakan dan terkadang aku membalasnya dengan kata-kata yang kasar. Maaf karena aku sudah menyakiti perasaan kalian

Maaf kan aku Ibu, Ayah..

Saat aku kecil, ketika aku baru belajar berjalan, aku selalu merepotkan kalian..

Aku harap kalian tidak menyesal pernah membangunkanku dan mengobati lukaku, Ketika aku terus mengulangi apa yang aku katakan seperti kaset rusak, aku mohon jangan bosan denganku.

Dan saat aku remaja, aku keluar tanpa permisi, dan tidak mencuci bajuku,Maaf karena aku tidak mendengarkan kalian..

Apakah ibu dan ayah ingat saat aku masih kecil dan aku menginginkan sebuah balon? Aku mengatakan apa yang aku mau berulang ulang sampai aku mendapatkan apa yang aku inginkan

Terimakasih  ayah, ibu…

Setelah aku berguling-guling di tanah, dan badanku kotor,  ibu memandikanku. Ketika aku sakit setelah bermain air hujan dihalaman rumah ,ayah menggendongku. Apakah ibu ingat waktuaku masih kecil? Ibu selalu mengejar-ngejar aku ketika akutidak mau makan? Terimakasih karena ibu selalu sabar ketika aku selalu rewel.

Dan saat aku remaja aku pulang larut malam, terimakasih karena ayah selalu sabar dengan aku yang bandel. 

Dan saat aku memiliki waktu luang, dan salah seorang dari kalian ingin bicara, bahkan hanya untuk beberapa menit,aku selalu tak acuh ..

Aku terlalu asik dengan Hp dan tugasku sepanjang waktu, dan membiarkan kalian sendiri. Aku terlalu sibuk dengan pekerjaan dan teman-temanku.

Padahal saat aku kecil kalian selalu mendengarkanku saat aku menceritakan tentang mainanku

Maafkan aku….

Terimakasih karena saat aku terbaring di tempat tidurku, sakit, Ibu memiliki kesabaran untuk merawatku. 

Maaf kalau dulu aku sering mengompol di tempat tidur kalian..

Aku rindu saat itu..

Saat ayah menggendongku, saat menyiapkan segelas susu hangat pagi pagi.menyiapkan seragam dan tas sskolahku. Saat sore hari ak menunggu ibu pulang dagang dan sekresek oleh oleh selalu aku dapati,aku rindu saat itu.

Sekarang,umur ayah dan ibu tak lagi muda.udah sepatutnya aku yang selalu siaga buat ayah dan ibu.

Ayah,ibu jangan bosan merepotkan anakmu ini. Insyaallah aku akan berusaha selayaknya ayah dan ibu selalu berusaha mewujudkan keinginan ku sewaktu kecil dulu .

Aku rindu kalian ..ayah ibu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar