Berkali kali aku cubit cubit tanganku,aku pastikan ini semua bukan mimpi.
Iya, bener sekali ini bukan mimpi.Tadi sore aku merasakan tubuhku lemah lunglai tak berenergi,aku masih hidup,aku juga masih nafas tapi seketika aku hampir sama seperti orang bloon,tak berotak.
Kabar buruk itu adalah mimpi buruk yang selama ini aku takutkan,hari ini ketakutanku terjawab semua.Hatiku kala itu remuk tak tersisa.Ada sedikit keinginan menyakinkan diriku,bahwa apa yang baru saja aku dengar hanyalah kebohongan.namun,lagi lagi aku tak sanggup ,aku tau apa yang aku takutkan benar benar menjadi kenyataan.
Rasa kesal,nyesal,marah. Seakan akan menjadi kolak campur saat buka puasa tadi.Namun,kepada siapa aku marah?
Kepada dia yang masih kokoh kuat menyakinkan bahwa dirinya bukanlah tipe lyrer.Marah kepada aku?Yang begitu tololnnya,atau aku harus marah sama keadaan.Semua tak kutemui jawabanya.
Hanya sesak kesal dan sering kali isak tangisku sendiri begitu nyaring terdengar di telinga.
Aku hancur,bahkan hati yang belum sempat utuh tiba tiba terjatuh lagi.
Aku berdiri, merangkak,mencoba kuat mengambil kepingan kepingan hati,ingin sekali aku satukan aku pengen melihatnya utuh.
Namun,aku gagal aku menyaksikan sendiri hatiku benar benar hancur tak berbentuk,tak terarah. Aku berantakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar